Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Maret 2022 | 23.48 WIB

Resep Kreasi Garang Asem Iga Praktis Tanpa Dikukus, Kali Ini Direbus

RASA ALA JAWA TIMURAN: Olahan garang asem yang biasanya dibungkus daun pisang, lalu dikukus, berganti direbus. Cita rasanya pun dominan asin, asam, dan pedas yang segar. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

RASA ALA JAWA TIMURAN: Olahan garang asem yang biasanya dibungkus daun pisang, lalu dikukus, berganti direbus. Cita rasanya pun dominan asin, asam, dan pedas yang segar. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

Menu kuah yang hangat pas buat cuaca yang sedang tidak menentu. Termasuk garang asem. Kali ini, masakan khas Jawa Tengah itu dimodifikasi agar sesuai dengan lidah Jawa Timuran. Kaya bumbu, tapi terasa ringan dan segar.

---

Garang asem tak hanya cocok dengan ayam. Akhsan, chef Pana House Surabaya, mengolah menu tersebut dengan iga sapi. ’’Supaya masaknya enggak terlalu lama, iga dimatangkan dulu. Cukup direbus 30 menit dengan api kecil,’’ paparnya. Rebusan tak perlu ditambah rempah-rempah karena kaldunya akan digunakan sebagai kuah.

Akhsan menjelaskan, proses memasak iga tidak perlu dilakukan di panci presto. Sebab, tekstur daging akan hancur. Kaldunya pun cenderung berminyak dan kurang beraroma.

Chef yang bertugas sejak Oktober tahun lalu itu menyatakan, resep garang asem iganya dibuat tanpa santan. ’’Karena itu, sekilas mirip asem-asem, tapi tanpa kunyit. Rempah daunnya juga lengkap,’’ ujarnya.

Agar kuah tetap bening, dia tidak menggunakan kemiri. Proses memasaknya pun berbeda. Umumnya, garang asem dikukus bersama daun pisang. Mirip pengolahan botok atau pepes. Namun, Akhsan membuat proses itu lebih simpel. Cukup dimasak dalam panci.

Resep garang asem iga buatan Akhsan telah disesuaikan dengan lidah Jawa Timuran. Rasa asin dan asam yang segar mendominasi. Yang suka pedas pun tinggal ’’menggerus’’ cabai rawit yang dimasak bersama kuah. Tertarik mencoba?

RESEP GARANG ASEM IGA

BAHAN:

Iga: 250 gram

Kaldu iga: 1 liter

Bawang merah: 4 siung

Bawang putih: 4 siung

Jahe: 1 ruas

Lengkuas: 1 ruas

Serai: 1 batang

Daun jeruk: 2 lembar

Daun salam: 2 lembar

Cabai merah: 1 buah

Cabai rawit: sesuai selera

Air asam jawa: 4 sendok teh

Tomat hijau-merah: 3 buah

Saus tiram: 1 sendok makan

Garam: secukupnya

Gula: secukupnya

Merica: secukupnya

Penyedap rasa: secukupnya

CARA MEMBUAT:

- Iris-iris bawang putih, bawang merah, dan cabai merah.

- Panaskan panci dengan api kecil. Masukkan minyak, lalu tumis bawang putih dan merah hingga wangi.

- Tambahkan lengkuas, jahe, daun salam, serai, dan daun jeruk.

- Masukkan cabai merah, tumis hingga layu dan harum. Kemudian, masukkan kaldu iga dan masak dengan api sedang.

- Tambahkan iga yang telah direbus dalam kuah. Aduk rata.

- Masukkan cabai rawit utuh, tomat, dan air asam.

- Bumbui dengan garam, gula, merica, penyedap rasa, dan saus tiram. Aduk rata.

- Tutup panci. Masak dengan api kecil selama satu jam.

- Sajikan iga dengan sambal dan potongan jeruk nipis.

TIPS:

- Sambal yang digunakan mirip dengan sambal soto. Bahannya meliputi cabai rawit, bawang putih, dan kemiri yang direbus. Setelah ditiriskan, ulek hingga halus.

- Jika memiliki lebihan kaldu, letakkan di wadah kedap udara, lalu simpan dalam freezer. Kaldu bisa bertahan hingga maksimal sebulan.

- Bila ada, belimbing wuluh bisa ditambahkan untuk menambah rasa asam yang segar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore