Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2023 | 22.32 WIB

Mengenal 4 Wilayah Geopark Baru di Indonesia yang Telah Diakui UNESCO

10 geopark di Indonesia, diakui dunia melalui UNESCO. - Image

10 geopark di Indonesia, diakui dunia melalui UNESCO.

JawaPos.com–Indonesia menambah 4 destinasi wilayah geopark yang diakui lembaga dunia UNESCO. Dengan penambahan tersebut kini wilayah Indonesia mempunyai total 10 geopark yang tersebar di Tanah Air.

Dalam posting-an Instagram Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Rabu (3/8), 10 wilayah geopark Indonesia meliputi, Geopark Batur, Geopark Gunung Sewu, Geopark Ciletuh, Geopark Rinjani-Lombok, Geopark Kaldera Toba, Geopark Belitung, Geopark Ijen, Geopark Maros Pangkep, Geopark Merangin, dan Geopark Raja Ampat.

Geopark Ijen sebagai destinasi wilayah terbaru dari 4 wilayah yang diajukan Indonesia memiliki keunikan. Yakni blue fire atau api biru di Kawah Ijen, Jawa Timur. Menurut para peneliti, fenomena blue fire di kawah Ijen itu menjadi satu-satunya fenomena langka di dunia.

Selain menikmati fenomena langka tersebut, pengunjung dapat melihat keragaman Geosite, Biosite, dan Culturesite di Geopark Ijen dan telah diakui dunia, melalui UNESCO.

Berbeda dengan Kawah Ijen, ketiga destinasi wilayah Geopark terbaru yakni Geopark Maros Pangkep, Geopark Merangin, dan Geopark Raja Ampat memiliki ciri khas.

Geopark Maros Pangkep misalnya, memiliki ciri kaya flora dan fauna yang beraneka ragam. Di wilayah itu juga sempat ditemukan lukisan tertua di dunia yang umurnya 45.000 tahun dan ditemukan DNA tertua sekitar 7.000 tahun.

Geopark Merangin, mempunyai fosil flora yang berusia 350 juta tahun. Proses itu dapat dilihat wisatawan dengan pergi langsung ke lokasi fosil di wilayah itu.

Geopark Raja Ampat memiliki ciri khas gugusan kepulauan karst di garis khatulistiwa. Selain kaya akan biota laut yang luar biasa di Raja Ampat juga terdapat penemuan geologis yang mencengangkan. Temuan itu adalah batuan tertua yang berasal dari 443,8 hingga 358,9 juta tahun yang lalu.

Hal tersebut membuat Raja Ampat terkenal. Wilayah laut dan darat Raja Ampat yang memiliki luas 4,6 juta hektare itu menjadi rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan dan ribuan biota laut lain. Keunggulan Raja Ampat menjadikannya julukan sepenggal surga dunia oleh kebanyakan orang yang ingin mengunjungi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore