
Batik dapat terus hidup sebagai simbol kebanggaan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berakar pada budaya Indonesia.
JawaPos.com - Batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan identitas budaya yang merekam sejarah, filosofi, dan kearifan lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Di tengah arus globalisasi dan tren fesyen yang terus berubah, pelestarian batik menjadi semakin penting agar warisan ini tidak kehilangan makna dan tetap relevan bagi generasi muda.
Upaya menjaga eksistensi batik tidak hanya sebatas mempertahankan tradisi, tetapi juga mengembangkannya melalui inovasi desain dan pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, batik dapat terus hidup sebagai simbol kebanggaan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berakar pada budaya Indonesia.
Sejalan dengan ini, Perkumpulan Perusahaan Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) mengambil langkah konkret dalam mendukung pelestarian budaya dengan menginisiasi kompetisi desain batik bertema Nusantara. Karya terpilih nantinya akan dijadikan seragam resmi nasional.
Hal ini diumumkan langsung oleh Ketua AMDATARA, Karyanto Wibowo, dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H. Dia menegaskan pentingnya menghadirkan batik.
“Ini juga menjawab tantangan bapak Samuel Wattimena waktu kunjungan ke salah satu pabrik AMDK yang menyampaikan bahwa industri AMDK harus bisa berkontribusi bagi ekonomi kreatif,” kata Karyanto dalam keterangannya.
Ia menambahkan, dengan lebih dari 100 perusahaan anggota, AMDATARA melihat peluang besar dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dapat bersinergi dengan industri AMDK.
“Kami melihat peluang ini, dan kami ingin memulainya dengan membuat batik AMDATARA ini. Harapannya, ini nantinya bisa menarik publik, termasuk juga dunia kampus karena tentunya mereka punya banyak mahasiswa yang bisa desain dan orisinil,” katanya.
Merrijantij Punguan Pintaria juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, langkah AMDATARA menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian batik sebagai warisan budaya nasional, meskipun organisasi tersebut bukan berasal dari sektor industri kreatif.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
