Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 18.39 WIB

Kembangkan Mawatu Sebagai Pusat Kota Imbangi Pertumbuhan Pariwisata Labuan Bajo

Kawasan Mawatu hadir di Pantai Batu Cermin dengan lahan seluas 12 hektare melengkapi perkembangan destinasi wisata Labuhan Bajo, NTT.(Istimewa) - Image

Kawasan Mawatu hadir di Pantai Batu Cermin dengan lahan seluas 12 hektare melengkapi perkembangan destinasi wisata Labuhan Bajo, NTT.(Istimewa)

JawaPos.com – Berkembangnya Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan berbasis keindahan alam mendorong perkembangan wilayah dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Perkembangan tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas perjalanan menuju Nusa Tenggara Timur. Data BPS Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat jumlah penumpang angkutan udara pada Maret 2026 mencapai 223.302 orang, meningkat 33,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kunjungan wisatawan mancanegara melalui pintu masuk utama Nusa Tenggara Timur pada April 2026 mencapai 26.604 kunjungan, meningkat 31,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 40,97 persen, meningkat 8,87 persen secara tahunan.

Bandara Komodo Labuan Bajo menjadi salah satu simpul utama pergerakan udara dengan kontribusi 23,93 persen terhadap total penerbangan di Nusa Tenggara Timur. Dari sisi pariwisata, kebutuhan terhadap akomodasi dan pengalaman perjalanan berkualitas juga terus berkembang. 

Melihat potensi pertumbuhan Labuan Bajo tersebut, Mawatu hadir di Pantai Batu Cermin dengan visi menjadi The New City Center of Labuan Bajo. Berdiri di atas lahan seluas 12 hektare, Mawatu dirancang sebagai pusat kota baru dengan konsep yang menghubungkan delapan pilar utama, yaitu hospitality, lifestyle, culture, culinary, creative, maritime, nature, dan community. 

Seluruh pilar tersebut dikembangkan untuk saling melengkapi dalam menghadirkan destinasi yang lebih lengkap bagi wisatawan sekaligus mendukung perkembangan komunitas lokal Labuan Bajo.

Pada pilar gaya hidup, Mawatu menghadirkan ruang aktivitas baru melalui kawasan komersial dengan beragam tenant ritel dan kuliner, serta Cinema XXI sebagai bioskop modern pertama di Pulau Flores yang menjadi bagian dari pengalaman hiburan baru bagi masyarakat dan wisatawan.

Pada pilar alam, Mawatu memanfaatkan karakter unik Labuan Bajo dengan menghadirkan pengalaman kawasan yang terhubung dengan berbagai lanskap alami. Kawasan ini menggabungkan panorama pantai, ekosistem mangrove, serta perbukitan alami yang menjadi bagian dari daya tarik utama Mawatu.

Pada pilar budaya dan komunitas, Mawatu menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan lokal Labuan Bajo melalui berbagai aktivitas budaya, termasuk pertunjukan seni di amphitheater serta kolaborasi bersama pengrajin tenun lokal dan komunitas kreatif setempat.

Melalui pendekatan tersebut, Mawatu tidak hanya menghadirkan fasilitas, tetapi menciptakan ruang yang mempertemukan wisatawan, masyarakat, dan pelaku ekonomi kreatif dalam satu lingkungan yang saling terhubung.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore