
Pantai di Tulungagung yang paling banyak dicari, Pantai Gemah. (Radar Tulungagung)
JawaPos.com - Perjalanan dari Semarang ke Tulungagung kerap jadi pilihan banyak orang, baik untuk mudik, urusan kerja, hingga liburan keluarga. Jaraknya memang tidak terlalu dekat, tapi juga bukan rute yang melelahkan jika kamu tahu jalur mana yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalananmu.
Secara umum, waktu tempuh dari Semarang menuju Tulungagung berkisar antara 5 hingga 7 jam perjalanan darat. Durasi ini bisa berubah tergantung rute yang dipilih, kondisi lalu lintas, serta moda transportasi yang digunakan.
Supaya tidak salah jalan dan perjalanan terasa lebih nyaman, berikut lima opsi rute utama yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Jalur Tol Trans-Jawa, Favorit yang Paling Cepat
Kalau tujuan utamamu adalah sampai secepat mungkin, jalur tol Trans-Jawa masih jadi pilihan paling rasional. Rute ini cocok untuk perjalanan dengan mobil pribadi atau kendaraan sewaan.
Perjalanan biasanya dimulai dari Semarang menuju Solo lewat Tol Semarang–Solo. Dari Solo, perjalanan dilanjutkan ke Ngawi melalui Tol Solo–Ngawi, lalu masuk ke Tol Ngawi–Kertosono dan keluar di wilayah Nganjuk atau Ngawi.
Dari sini, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Kediri dan akhirnya tiba di Tulungagung. Keunggulan utama jalur ini tentu soal waktu.
Jika lalu lintas lancar, perjalanan bisa ditempuh sekitar lima jam. Infrastruktur jalan yang mulus juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Meski begitu, jangan lupa memastikan saldo e-toll cukup dan manfaatkan rest area untuk beristirahat agar tetap fokus selama berkendara.
2. Jalur Pantura hingga Ngawi, Cocok untuk Road Trip Santai
Buat kamu yang ingin perjalanan lebih santai dan tidak keberatan melewati jalur non-tol, rute Pantura bisa jadi alternatif menarik. Jalur ini melewati kota-kota pesisir utara Jawa yang cukup ramai dan hidup.
Dari Semarang, kamu akan melintasi Demak, Kudus, Pati, Rembang, hingga Tuban sebelum masuk ke Bojonegoro dan Ngawi. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Kediri dan Tulungagung.
Kelebihan jalur Pantura adalah banyaknya pilihan tempat makan, SPBU, hingga warung legendaris yang bisa jadi spot istirahat. Namun, kamu perlu ekstra sabar karena jalur ini sering dilalui kendaraan besar dan rawan padat di jam-jam tertentu.
3. Jalur Selatan via Wonogiri, Alternatif dengan Nuansa Alam
Kalau bosan dengan jalur utara, rute selatan bisa jadi pilihan yang lebih segar. Dari Semarang, perjalanan diarahkan ke Solo, lalu dilanjutkan ke Wonogiri, Ponorogo, Trenggalek, hingga Tulungagung.
Jalur ini menawarkan pemandangan yang berbeda, mulai dari perbukitan hingga suasana pedesaan yang masih asri. Cocok buat kamu yang ingin perjalanan terasa lebih tenang, apalagi jika berangkat di siang hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022