
Kereta Api Blambangan Ekspres terlibat tabrakan dengan truk gandeng bermuatan tepung di perlintasan sebidang di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (6/3). (X/@sahabat_kereta)
JawaPos.com-PT Kereta Api Indonesia (KAI) kini mengambil langkah tegas untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah, operator kereta api nasional ini memperketat pengawasan terhadap akses ilegal yang membahayakan nyawa.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menegaskan, keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Untuk itu, pihaknya akan melakukan peningkatan fasilitas keamanan bagi perlintasan sebidang yang telah ada.
Saat ini, 1.800 perlintasan sebidang telah diidentifikasi untuk segera ditingkatkan standar keselamatannya. Penambahan fasilitas tersebut berupa palang otomatis maupun pembangunan flyover di beberapa titik.
"Kami sudah mendapatkan arahan kemarin, berdua dengan Pak Menteri dari Presiden langsung bahwa dari 1.800 perlintasan yang kita identifikasi jenisnya seperti ini, itu akan kami lakukan peningkatan atau pemenuhan syarat-syarat dari keselamatan. Baik itu dalam memasang flyover atau memasang palang pintu yang bersistem, yang ada sistemnya," ujarnya, Rabu (29/4).
Bobby mengatakan, perlintasan liar yang sering kali dibuat masyarakat tanpa mempertimbangkan standar keamanan cukup membahayakan. Padahal, perlintasan resmi dilengkapi dengan sensor canggih, bukan sekadar palang pintu manual.
Selain menghambat operasional, perlintasan liar juga sangat berbahaya bagi masinis. "Ketika membuat perlintasan liar ini, maka satu, menghalangi visibility dari masinis kami. Yang kedua seperti yang kita ketahui ya, perlintasan yang resmi dan yang dipasang peralatan, itu tidak hanya simpel hanya pakai portal. Itu ada alat sensor di dalamnya," ujarnya di stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka kembali lintasan sebidang yang telah ditutup oleh KAI. Disisi lain, pengguna jalan juga diminta mentaati rambu dan tidak menerobos palang pintu kereta otomatis. "Yang kami sudah tutup karena tidak memenuhi syarat-syarat keselamatan, mohon jangan dibuka lagi. Mohon jangan dibuka lagi," katanya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
