Ilustrasi spot healing di Ubud Bali yang alami dan tak banyak turis (Foto: website Monkey Forest Ubud)
JawaPos.com - Ubud tak pernah kehilangan pesonanya sebagai rumah bagi alam yang menenangkan dan spiritualitas Bali yang kental.
Namun, di balik ramainya pusat kota, tersimpan sejumlah spot alami yang jauh lebih sunyi, cocok untuk melepas penat, mengisi ulang energi, dan menikmati sisi Ubud yang lebih damai.
Dilansir dari Google Maps, inilah 4 rekomendasi tempat healing tersembunyi yang menawarkan keindahan tanpa hiruk pikuk turis.
1. Mandala Suci Wenara Wana (Sacred Monkey Forest Sanctuary)
Jika Anda ingin merasakan ketenangan hutan tropis yang memadukan alam dan spiritualitas, Mandala Suci Wenara Wana bisa menjadi tujuan pertama.
Meski terkenal, area hutan yang luas membuat tempat ini tetap terasa lapang dan damai. Kompleks pura Hindu yang berdiri di tengah rimbunnya hutan memberi sentuhan sakral yang menentramkan.
Di sini, lebih dari 1.260 kera ekor panjang hidup bebas dan dianggap suci oleh warga setempat. Pepohonan menjulang, suara alam, serta udara lembap khas hutan membuat suasana terasa sangat cocok untuk healing.
Terletak di Jl. Monkey Forest, Ubud, kawasan ini dikelola dengan baik oleh masyarakat lokal Padangtegal.
Selain menjadi destinasi wisata, tempat ini juga menjadi pusat konservasi dan kebudayaan yang memadukan keindahan alam sekaligus nilai tradisi Bali.
2. Campuhan Ridge Walk
Bagi Anda yang mencari suasana sejuk dengan jalur alami terbuka, Campuhan Ridge Walk adalah pilihan yang sempurna.
Lokasinya mudah dijangkau, berdekatan dengan pura dan pasar seni Ubud, namun jalur pendakiannya tetap terasa sunyi, terutama di pagi hari.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
