
Tempat wisata sejuk dan digemari. Umbul Pengging menjadi bagian penting dari peradaban kuno di Boyolali. (ig pemkab_boyolali)
JawaPos.com-Umbul Pengging di Boyolali, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata air yang populer. Namun, jauh sebelum menjadi tempat wisata seperti sekarang, kawasan ini memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan peradaban kuno di Jawa.
Menurut catatan sejarah dan cerita masyarakat setempat, kawasan Pengging sudah dikenal sejak masa Mataram Kuno sebagai pusat peradaban air. Saat itu, mata air Pengging digunakan untuk ritual penyucian para Brahmana.
Tempat ini kemudian menjadi bagian penting dari kerajaan kecil yang dikenal sebagai Kesultanan Pengging. Legenda menyebutkan, ketika istana Pengging runtuh, tanah di kawasan itu berguncang dan memunculkan sumber air baru yang kini dikenal sebagai Umbul Pengging.
Sumber air ini kemudian dianggap suci dan menjadi simbol kehidupan di wilayah tersebut.
Pada masa berikutnya, muncul sosok Ki Ageng Pengging, seorang tokoh spiritual yang dikenal sebagai murid Syekh Siti Jenar. Dia disebut-sebut sebagai tokoh penting yang berani menentang Kesultanan Demak. Dari makamnya, masyarakat percaya bahwa kembali muncul sumber air baru yang memperkuat keyakinan akan kesucian tanah Pengging.
Umbul Pengging juga memiliki keterkaitan dengan tokoh sejarah lain, Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Berdasar cerita turun-temurun, sebelum naik takhta, dia sempat melakukan mandi penyucian di Umbul Pengging sebagai bagian dari tradisi spiritual.
Pada masa Kasunanan Surakarta, Umbul Pengging berkembang menjadi pesanggrahan dan tempat pemandian bagi kalangan bangsawan. Tempat ini tidak hanya difungsikan untuk beristirahat, tetapi juga sebagai simbol kemakmuran dan kejayaan kerajaan.
Memasuki awal 1900-an, wisatawan Belanda mulai mengenal Umbul Pengging sebagai tempat wisata alam dengan suasana tenang dan sejuk. Kawasan ini dijuluki sebagai surga tersembunyi para raja Jawa, karena keindahan alam dan nilai sejarahnya.
Kini, Umbul Pengging menjadi salah satu objek wisata utama di Boyolali. Lokasi ini tetap mempertahankan sumber mata air alami yang jernih dan segar. Selain menjadi tempat rekreasi, Umbul Pengging juga masih dianggap memiliki nilai spiritual oleh sebagian masyarakat setempat.
Air dari Umbul Pengging dipercaya tidak pernah berhenti mengalir sejak zaman dahulu, menjadikannya simbol keberlanjutan sejarah dan kehidupan di tanah Pengging.
Kawasan ini terus menarik pengunjung yang datang tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk mengenal warisan budaya yang telah bertahan selama berabad-abad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022