Lawang Sewu di Semarang kini menjadi museum yang dikelola PT KAI. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Lawang Sewu, lebih dari sekadar cerita mistis, menyimpan sejarah perkeretaapian yang kaya sejak zaman kolonial Belanda. Kini dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), gedung megah ini telah bertransformasi menjadi museum yang memamerkan koleksi berharga sejarah kereta api di Indonesia.
"Lawang Sewu" sendiri merupakan julukan yang diberikan oleh masyarakat karena banyaknya pintu di gedung ini. Mochtar Ambon, seorang pemandu wisata, menjelaskan, "Lawang Sewu berarti 'seribu pintu' dalam bahasa Indonesia, meskipun jumlah pintu sebenarnya hanya 928. Angka 'seribu' digunakan untuk menggambarkan jumlah yang sangat banyak."
Nama asli Lawang Sewu adalah Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschapij (NISM), kantor pusat perusahaan kereta api swasta Belanda yang bekerja sama dengan VOC. Arsitekturnya yang unik, dengan banyak pintu dan dinding tebal, dirancang untuk menciptakan sirkulasi udara yang optimal dan menjaga suhu tetap sejuk di tengah iklim Semarang yang panas.
Baca Juga: 60 Anak Cuci darah di RSCM akibat Gagal Ginjal, Pemprov DKI Jakarta Bentuk Satgas Pengawas Makanan
Namun, di balik keindahan arsitekturnya, tersembunyi sisi gelap Lawang Sewu yang dipenuhi cerita horor. Salah satu tempat yang paling terkenal adalah bunker bawah tanah, yang sering menjadi lokasi syuting acara horor. Mitos yang beredar mengatakan bahwa bunker ini pernah digunakan sebagai penjara dan tempat penyiksaan bagi warga pribumi.
"Konon, para tahanan disiksa dengan cara direndam di dalam air," ungkap Mochtar. Meskipun tidak ada bukti nyata seperti tulang belulang yang ditemukan, mitos ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari legenda Lawang Sewu.
Bunker yang gelap dan lembap, dengan air yang tergenang di dasarnya, menambah kesan angker. Koin-koin yang berserakan di permukaan air digunakan untuk mengukur kedalamannya.
Jumlah pintu di Lawang Sewu tercatat sebenarnya ada 928 pintu. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
Beberapa mitos lain menyebutkan adanya terowongan rahasia yang menghubungkan bunker ini dengan tempat lain, namun keberadaan terowongan tersebut belum pernah terbukti.
Selain bunker, penampakan sosok noni Belanda juga sering dilaporkan, terutama di malam hari. Mochtar mengakui, "Saya sendiri belum pernah melihatnya, tapi banyak cerita tentang penampakan tersebut."
Baca Juga: Ratusan Personel TNI-Polri untuk Upacara HUT ke-79 RI telah Tiba di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Terlepas dari cerita mistisnya, bunker Lawang Sewu sebenarnya memiliki fungsi penting sebagai penampung air untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda Semarang. Selain itu, air di dalam bunker juga membantu mendinginkan gedung.
Lawang Sewu dirancang oleh dua arsitek Belanda ternama, Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag. Keduanya dikenal karena karya-karya arsitektur mereka yang mengesankan di berbagai kota di Indonesia.
Meskipun mitos dan legenda horor telah membuat Lawang Sewu semakin dikenal, sejarah kelamnya tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya Indonesia.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
