
RIMBUN: Deretan pohon sagu yang menghijau berjejer di kanan-kiri Sungai Silowo. Menyajikan nuansa hijau dan teduh.
Daya tarik sungai ini sebenarnya begitu luar biasa. Sayangnya sempat terbengkalai. Kini, setelah dibenahi dan dikelola, destinasi yang terletak di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, itu mampu mencuri perhatian siapa pun yang singgah di kabupaten berjuluk Bumi Ronggolawe itu.
PEMANDANGAN di sepanjang aliran Sungai Silowo nyaris tanpa cela. Airnya begitu bersih. Warnanya juga eksotis, biru kehijau-hijauan. Suara gemerciknya bak melodi alam yang mampu memberikan ketenangan.
Bukan hanya itu, barisan pohon sagu yang berdiri menambah keindahan serta keteduhan di sepanjang sungai tersebut. Pemandangan deretan ikan yang berlarian di dalam sungai makin melengkapi pertunjukan orkestra alam di Silowo.
Ragam sajian itulah yang membuat Silowo sering dibanding-bandingkan dengan Sungai Amazon. Tak heran jika para wisatawan yang datang seakan tak mau melewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan Silowo. Ada yang bersantai di gazebo-gazebo yang tersedia. Ada yang berenang. Ada pula yang ingin menjelajahi aliran sungai.
Untuk yang terakhir, para wisatawan bisa menikmati panorama Sungai Silowo dengan kano yang sudah disediakan di dermaga wisata. ”Rute menyusuri sungai sementara sepanjang 500 meter dan rencananya akan terus kami perlebar,” ungkap Maliki, ketua Pokdarwis Silowo.
PAPAN NAMA: Dua pengunjung yang menaiki kano melintas di plang nama Ekowisata Silowo. Titik ini menjadi salah satu spot yang diburu untuk berfoto.
Soal keselamatan cukup terjamin. Sebab, setiap pengunjung yang naik kano diwajibkan menggunakan pelampung. Mengingat kedalaman sungainya cukup lumayan, berkisar antara 1 meter hingga 4 meter.
Ada beberapa jenis kano yang bisa disewa pengunjung, disesuaikan dengan kebutuhan. ”Ada dua jenis yang tersedia, yakni single untuk satu orang atau dobel untuk dua orang,” terang Maliki.
Wahana tersebut kini jadi maskot. Sebab, dari atas kano, wisatawan bisa menikmati panorama sepanjang Sungai Silowo secara utuh. Termasuk keindahan di kiri-kanannya.
Tak heran jika destinasi itu dibanjiri pengunjung. Bukan hanya wisatawan lokal, Silowo juga beberapa kali menyambut turis asing. Seperti dari Malaysia, Australia, hingga Kanada. ”Konsepnya, kami menghadirkan pesona Sungai Amazon versi mini yang unik dan memikat hati wisatawan,” jelas dia.
MASIH BARU: Ekowisata Silowo termasuk destinasi anyar. Sebab, objek wisata ini baru dibuka kembali pada awal 2023.
Bukan hanya sebagai wahana untuk ber-healing, Silowo juga mengusung konsep ekowisata. Salah satunya terlihat dari pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sungai yang dulu hanya dimanfaatkan untuk mandi dan memancing kini menjadi sumber penghasilan 35 karyawan dan 38 pemilik lahan. ”Lahan ini milik 38 warga yang kami sewa untuk dikelola,” ucap dia.
Pengunjung yang ingin datang ke Silowo tak perlu khawatir bakal kesulitan mencari. Begitu memasuki Desa Mandirejo, papan penunjuk arah menuju destinasi tersebut sudah terpampang di berbagai persimpangan jalan. Letaknya tak jauh dari pasar kecamatan. (yud/c9/ris)
Baca Juga: Permainan Kata Komedian Peang-Penjol
---

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
