Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juni 2026 | 13.15 WIB

Jeff Bezos: AS Harus 'Perbaiki Akar Masalah', Bukan Cari Kambing Hitam dalam Debat Pajak

Jeff Bezos bersama istrinya, Lauren Sánchez, menghadiri sebuah acara di Amerika Serikat (Barchart) - Image

Jeff Bezos bersama istrinya, Lauren Sánchez, menghadiri sebuah acara di Amerika Serikat (Barchart)

JawaPos.com - Perdebatan mengenai ketimpangan ekonomi dan kebijakan pajak di Amerika Serikat (AS) kembali mengemuka setelah pendiri Amazon, Jeff Bezos, melontarkan pandangan yang menyoroti cara negara tersebut menangani persoalan struktural. Bezos menilai diskursus publik terlalu sering terjebak pada narasi saling menyalahkan ketimbang menyelesaikan akar masalah.

Bezos, yang membangun Amazon dari toko buku daring menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia, kembali menekankan pendekatan berbasis sistem. Dia menilai prinsip yang digunakan dalam dunia bisnis seharusnya juga menjadi dasar dalam kebijakan publik, terutama dalam membaca ketimpangan ekonomi dan efektivitas pajak.

Dalam wawancara CNBC dari fasilitas Blue Origin di Florida, Bezos menyoroti kesenjangan ekonomi yang semakin terlihat di masyarakat. Dilansir dari Barchart, Rabu (10/6/2026), dia mengaitkan kondisi tersebut dengan filosofi operasional Amazon yang berfokus pada penyelesaian masalah dari sumbernya, bukan hanya gejalanya.

"Saya pikir yang terjadi adalah semacam kisah dua keadaan ekonomi," ujar Bezos. "Ada banyak orang di negara ini yang hidup sangat baik, tetapi ada juga banyak orang yang kesulitan, bahkan kesulitan membayar sewa dan kebutuhan sehari-hari."

Namun, menurutnya, ruang diskusi publik kerap berhenti pada titik itu tanpa menghasilkan solusi yang konkret. "Mereka menggunakan teknik kuno: mencari pihak yang patut disalahkan dan saling menunjuk. Tetapi itu tidak menyelesaikan apa pun," tegasnya.

Bezos kemudian menjelaskan bahwa pendekatan Amazon selalu berangkat dari pencarian akar masalah. Dia menyebut metode internal perusahaan yang dikenal sebagai five whys, yakni teknik bertanya "mengapa" secara berulang hingga lima kali untuk menelusuri penyebab paling dasar dari sebuah persoalan, bukan sekadar gejalanya di permukaan.

"Jika kami memiliki masalah di Amazon, kami akan menggunakan metode 'five whys' untuk menemukan akar penyebabnya," katanya.

Menurutnya, pendekatan tersebut membuat solusi yang dihasilkan bersifat jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara.

"Kami mencoba menemukan perbaikan di akar masalah, sehingga masalah benar-benar selesai secara permanen," ujar Bezos, seraya menekankan bahwa efisiensi dan perbaikan struktural menjadi prinsip utama dalam operasional Amazon.

Dalam konteks kebijakan fiskal, Bezos berpendapat bahwa perdebatan mengenai pajak di Amerika Serikat kerap mengabaikan gambaran struktural yang lebih besar.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore