Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 13.37 WIB

Hoaks! Pemadaman Internet 25-27 September, Komdigi Telusuri Pembuat Surat Palsu

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo. (Dok. Komdigi) - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo. (Dok. Komdigi)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan kabar mengenai rencana pemadaman internet secara nasional selama tiga hari, yakni 25 hingga 27 September 2026, tidak benar.

Kabar tersebut muncul setelah beredar sebuah dokumen yang mengatasnamakan Komdigi. Dokumen berjudul “Surat Peringatan” dengan nomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026 itu mencatut nama serta tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Dalam dokumen palsu tersebut juga disebutkan adanya gangguan besar terhadap sistem satelit komunikasi nasional yang diklaim menjadi alasan dilakukannya pemadaman internet.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo memastikan dokumen yang beredar bukan merupakan surat resmi kementerian. Ia menyebut informasi mengenai pemadaman internet nasional tersebut sebagai berita bohong.

“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” tegasnya di Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

Angga juga memastikan berbagai layanan digital masyarakat tetap dapat digunakan secara normal. Hal itu mencakup koneksi internet, aplikasi pesan instan, layanan perbankan, ATM, hingga aktivitas digital lainnya.

Operasional layanan seluler dan jaringan fiber optik juga dipastikan tidak terdampak oleh kondisi seperti yang disebutkan dalam surat palsu tersebut.

“Seluruh layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat dipastikan berjalan dengan normal, aman, dan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Komdigi turut membantah adanya gangguan besar terhadap satelit komunikasi nasional sebagaimana dinarasikan dalam dokumen yang beredar. Angga mengatakan tidak ada kondisi seperti yang dicantumkan dalam surat tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore