Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Banu Adikara
Rabu, 28 Oktober 2026 | 22.51 WIB

Percepat Pengambilan Keputusan Berbasis AI, Luncurkan Operator dan MCP

Ilustrasi AI. (Pinterest) - Image

Ilustrasi AI. (Pinterest)

JawaPos.com — Platform Omnichannel Customer Engagement dan teknologi komunikasi Real-Time (RTC) berbasis SaaS (Software as a Service), Qiscus meluncurkan dua solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), yakni Operator dan Qiscus MCP.

Peluncuran yang dihelat dalam forum tahunan Conversa 6.0 di Fairmont Jakarta ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemanfaatan AI dari interaksi dengan pelanggan ke proses operasional dan pengambilan keputusan bisnis.

Acara yang dihadiri sekitar 200 pemimpin dan praktisi bisnis dari Asia Tenggara tersebut mengangkat tema “The Agentic Shift Orchestrates AI Complexity”.

Tema ini menyoroti tantangan perusahaan dalam mengelola semakin banyaknya kanal layanan, sistem kerja, dan data yang tersebar di berbagai platform. Kondisi tersebut dapat memperpanjang decision latency, yakni jeda antara masuknya informasi atau sinyal bisnis dan pengambilan keputusan.

Diskusi dalam Conversa 6.0 menghadirkan sejumlah tokoh bisnis, antara lain Achmad Zaky dari Init6, Andre Djokosoetono dari Bluebird Group, Susanto Benny dari Asuransi Astra, Inggita Sistha dari Novo Indonesia, dan Norhaslina Othman dari KPJ Healthcare. Para pembicara membahas kompleksitas yang dihadapi organisasi dalam mengelola layanan dan operasional bisnis.

CEO sekaligus Co-Founder Qiscus, Delta Purna Widyangga dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, tantangan berikutnya dalam penerapan AI bukan hanya mempercepat respons kepada pelanggan, tetapi juga menghubungkan analisis data dengan pelaksanaan tindakan operasional.

"Qiscus mengusung pendekatan orkestrasi untuk menghubungkan tim, sistem, dan AI dalam satu alur kerja. Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung pengalaman pelanggan yang lebih cepat, personal, dan proaktif, atau yang disebut perusahaan sebagai Perfect CX," katanya.

Delta kemudian menjelaskan dua solusi baru yang diperkenalkan tersebut. Operator ditujukan untuk menghubungkan analisis dengan tindakan operasional.

"Pengguna dapat mengajukan pertanyaan terkait data untuk memperoleh jawaban dan laporan, kemudian menjalankan tindak lanjut serta otomasi dalam alur kerja yang sama. Proses tersebut dirancang agar dapat ditelusuri, dibatalkan, dan diukur dampaknya terhadap bisnis," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore