
Ilustrasi AI. (Pinterest)
JawaPos.com — Platform Omnichannel Customer Engagement dan teknologi komunikasi Real-Time (RTC) berbasis SaaS (Software as a Service), Qiscus meluncurkan dua solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), yakni Operator dan Qiscus MCP.
Peluncuran yang dihelat dalam forum tahunan Conversa 6.0 di Fairmont Jakarta ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemanfaatan AI dari interaksi dengan pelanggan ke proses operasional dan pengambilan keputusan bisnis.
Acara yang dihadiri sekitar 200 pemimpin dan praktisi bisnis dari Asia Tenggara tersebut mengangkat tema “The Agentic Shift Orchestrates AI Complexity”.
Tema ini menyoroti tantangan perusahaan dalam mengelola semakin banyaknya kanal layanan, sistem kerja, dan data yang tersebar di berbagai platform. Kondisi tersebut dapat memperpanjang decision latency, yakni jeda antara masuknya informasi atau sinyal bisnis dan pengambilan keputusan.
Diskusi dalam Conversa 6.0 menghadirkan sejumlah tokoh bisnis, antara lain Achmad Zaky dari Init6, Andre Djokosoetono dari Bluebird Group, Susanto Benny dari Asuransi Astra, Inggita Sistha dari Novo Indonesia, dan Norhaslina Othman dari KPJ Healthcare. Para pembicara membahas kompleksitas yang dihadapi organisasi dalam mengelola layanan dan operasional bisnis.
CEO sekaligus Co-Founder Qiscus, Delta Purna Widyangga dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, tantangan berikutnya dalam penerapan AI bukan hanya mempercepat respons kepada pelanggan, tetapi juga menghubungkan analisis data dengan pelaksanaan tindakan operasional.
"Qiscus mengusung pendekatan orkestrasi untuk menghubungkan tim, sistem, dan AI dalam satu alur kerja. Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung pengalaman pelanggan yang lebih cepat, personal, dan proaktif, atau yang disebut perusahaan sebagai Perfect CX," katanya.
Delta kemudian menjelaskan dua solusi baru yang diperkenalkan tersebut. Operator ditujukan untuk menghubungkan analisis dengan tindakan operasional.
"Pengguna dapat mengajukan pertanyaan terkait data untuk memperoleh jawaban dan laporan, kemudian menjalankan tindak lanjut serta otomasi dalam alur kerja yang sama. Proses tersebut dirancang agar dapat ditelusuri, dibatalkan, dan diukur dampaknya terhadap bisnis," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Fariz Julinar Angkat Bicara Usai PSIS Semarang Raih Hasil Kurang Memuaskan Sepanjang Oktober
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Daejeon Citizen vs Vissel Kobe di ACL Elite: Siapa yang Mampu Meraih Kemenangan
Fakta Sebenarnya A Day In My Life Kakak vs Adik yang Ramai di Media Sosial
Setelah Inggris, Jepang Minta Warga Siapkan Stok Kebutuhan Darurat hingga 7 Hari
Prediksi Skor Torino vs Como di Liga Italia: I Lariani Curi Kemenangan Tandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022