Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Rian Alfianto
Kamis, 29 Oktober 2026 | 22.50 WIB

AI Kini Bisa Bantu Mahasiswa Bangun Aplikasi dari Ide hingga Jadi Prototipe

Ilustrasi AI saat ini banyak digunakan untuk membantu membuat aplikasi. (Bpointer) - Image

Ilustrasi AI saat ini banyak digunakan untuk membantu membuat aplikasi. (Bpointer)

JawaPos.com - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini dapat membantu mahasiswa mengubah ide menjadi prototipe aplikasi melalui proses pengembangan perangkat lunak yang lebih terstruktur. Mahasiswa tidak hanya bisa memanfaatkan AI untuk menulis kode pemrograman, tetapi juga menyusun kebutuhan sistem, merancang aplikasi, hingga memahami cara kerja kode yang dihasilkan.

Fasilitas ini hadir melalui program Kiro for Students, yang memberikan akses gratis selama satu tahun kepada mahasiswa Binus University untuk menggunakan agen AI pengembangan perangkat lunak dari Amazon Web Services (AWS). Melalui program tersebut, setiap mahasiswa memperoleh 1.000 kredit gratis per bulan untuk memanfaatkan berbagai fitur pengembangan berbantuan AI.

Kiro merupakan perangkat pengembangan perangkat lunak berbasis AI agent yang dirancang untuk membantu pengguna melalui berbagai tahapan pembuatan aplikasi. Teknologi ini menggunakan pendekatan 'spec-driven development', yakni metode pengembangan yang dimulai dengan menyusun spesifikasi dan kebutuhan sistem sebelum berlanjut ke proses pemrograman.

Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memahami alur pengembangan aplikasi secara lebih sistematis, bukan sekadar menghasilkan kode berdasarkan instruksi singkat.

AI Bantu Ubah Ide Menjadi Aplikasi

Dalam penggunaannya, mahasiswa dapat menjelaskan ide aplikasi menggunakan bahasa sehari-hari. Kiro kemudian membantu menerjemahkan gagasan tersebut menjadi kebutuhan sistem, rancangan desain, dan daftar pekerjaan yang diperlukan dalam proses pengembangan.

Setelah tahap perencanaan, AI dapat membantu proses penulisan kode hingga pengembangan aplikasi. Mahasiswa tetap dapat meninjau dan memberikan persetujuan terhadap tahapan yang dikerjakan sebelum solusi dibangun lebih lanjut.

Fitur ini membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai bidang untuk bereksperimen dengan pengembangan teknologi. Mereka dapat membuat prototipe, menguji gagasan, serta mengevaluasi apakah solusi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Selain membantu menghasilkan kode, Kiro juga dapat menjelaskan kode pemrograman. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempelajari logika di balik suatu program sekaligus membantu mahasiswa memahami proses pemecahan masalah dalam pengembangan perangkat lunak.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, mengatakan penggunaan AI perlu diimbangi dengan pemahaman teknis dan tanggung jawab terhadap solusi yang dikembangkan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore