
Wamenkomdigi Nezar Patria. (Dok/Komdigi)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti pentingnya pengaturan akses dan keamanan data kependudukan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Administrasi Kependudukan (RUU Adminduk).
Komdigi menilai integrasi data lintas instansi perlu diimbangi dengan pelindungan informasi pribadi serta kejelasan kewenangan dalam penggunaannya.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan tiga aspek yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan aturan tersebut.
Ketiganya meliputi keterhubungan sistem data antarlembaga, pelindungan data pribadi, serta penetapan hak akses terhadap informasi kependudukan.
Dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Adminduk di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (27/10), Nezar menegaskan bahwa integrasi data perlu mengikuti prinsip interoperabilitas dan ketentuan Undang-Undang Satu Data Indonesia.
“Kami mengapresiasi bahwa DIM telah menempatkan integrasi data dalam kerangka interoperabilitas yang selaras dengan Undang-Undang Satu Data Indonesia. Keselarasan ini perlu dijaga hingga bisa dilaksanakan sesuai dengan undang-undang lain, dalam hal ini Satu Data Indonesia,” jelasnya.
Selain memastikan sistem data dapat terhubung, Komdigi mendorong agar ketentuan dalam RUU Adminduk sejalan dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP).
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pembatasan tujuan penggunaan data kependudukan agar pemanfaatannya tidak melampaui kebutuhan yang telah ditetapkan.
Nezar juga menggarisbawahi sejumlah ketentuan yang dinilai perlu diperjelas dalam pembahasan rancangan undang-undang tersebut.
Hal itu mencakup penerapan prinsip minimalisasi data, pengecualian korporasi dalam penggunaan frasa "setiap orang", serta larangan meminta salinan dokumen kependudukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Daejeon Citizen vs Vissel Kobe di ACL Elite: Siapa yang Mampu Meraih Kemenangan
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Galatasaray vs Fenerbahce di Liga Turki: Skuad Aslanlar Menangi Derbi Istanbul
Prediksi Skor Paris Saint-Germain vs Lyon: Menang 2-1, Les Parisiens Rebut Puncak?
Prediksi Skor PSS Sleman vs Borneo FC: Super Elja Menang di Kandang Sendiri
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022