Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Oktober 2026 | 23.15 WIB

Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907

Mirwan Suwarso membawa Como 1907 dari proyek televisi menuju Liga Champions. Begini perjalanan klub Italia milik Grup Djarum asal Indonesia. (Dok. Como 1907) - Image

Mirwan Suwarso membawa Como 1907 dari proyek televisi menuju Liga Champions. Begini perjalanan klub Italia milik Grup Djarum asal Indonesia. (Dok. Como 1907)

JawaPos.com – Tidak ada yang benar-benar menyangka Como 1907 bisa melangkah sejauh ini. Klub kecil dari wilayah Lombardia, Italia, yang pernah dua kali mengalami kebangkrutan dan terpuruk hingga Serie D, kini menjelma menjadi kekuatan baru yang mampu bersaing di panggung tertinggi sepak bola Eropa.

Di balik perubahan itu, ada sosok pengusaha asal Indonesia, Mirwan Suwarso. Namun, menariknya, perjalanan Como menuju Liga Champions ternyata tidak berawal dari ambisi membangun klub elite Eropa. Semuanya justru bermula dari sebuah proyek televisi yang melibatkan pemain-pemain muda Indonesia.

Jika melihat sejarahnya, Como 1907 bukanlah klub yang memiliki rentetan trofi bergengsi atau stadion megah yang membuat namanya langsung diperhitungkan di Eropa. Nama klub berjuluk I Lariani tersebut bahkan mungkin masih asing bagi sebagian pencinta sepak bola.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Como mulai mencuri perhatian berkat perjalanan impresifnya. Setelah melewati berbagai periode kelam, mereka berhasil kembali ke kasta tertinggi Liga Italia pada 2024, mengakhiri penantian selama 21 tahun.

Bagi para suporter, pencapaian itu lebih dari sekadar keberhasilan promosi. Como akhirnya kembali ke panggung yang pernah mereka tinggalkan setelah melewati masa-masa sulit yang mengancam keberlangsungan klub.

Perjalanan Como memang tidak selalu berjalan mulus. Klub yang bermarkas di wilayah Lombardia itu pernah mengalami kebangkrutan dua kali, sebelum kembali terpuruk dan harus berkompetisi di Serie D pada 2017.

Titik balik terjadi pada April 2019, ketika Como 1907 diakuisisi Sent Entertainment, perusahaan di bawah Grup Djarum asal Indonesia. Nilai akuisisi tersebut dilaporkan mencapai sekitar 850 ribu euro atau setara Rp13,5 miliar hingga Rp14 miliar berdasarkan kurs saat itu.

Di bawah kepemimpinan Mirwan Suwarso sebagai presiden klub, transformasi mulai dijalankan secara bertahap. Pengembangan infrastruktur, pembinaan akademi, hingga pembangunan tim utama menjadi bagian dari upaya membawa Como keluar dari keterpurukan dan kembali bersaing.

Hasilnya mulai terlihat. Como promosi ke Serie C pada akhir musim, kemudian melanjutkan perjalanan ke Serie B. Puncaknya, mereka finis sebagai runner-up Serie B pada 2024 dan mendapatkan tiket promosi ke Serie A musim 2024/2025.

Editor: Hendra
Sumber: Como 1907, Calcio E Finanza, ESPN
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore