
Logo OpenAI ditampilkan dalam ilustrasi terkait perkembangan teknologi kecerdasan buatan Foto: (The Guardian)
JawaPos.com - Tiga mantan peneliti keselamatan OpenAI, Jasmine Wang, Mikita Balesni, dan Tomek Korbak, menerbitkan surat terbuka yang membantah alasan pemecatan mereka.
Mereka menilai cara perusahaan mengomunikasikan keputusan tersebut secara terbuka berpotensi menimbulkan efek gentar (chilling effect), yang membuat karyawan takut menyampaikan kekhawatiran terkait keselamatan kecerdasan buatan (AI).
Seperti dilansir dari Engadget, dalam surat bersama tersebut, ketiganya mengungkapkan kekhawatiran bahwa pemecatan mereka dapat mengubah budaya kerja di OpenAI, terutama dalam hal keterbukaan dan kebebasan menyampaikan pendapat.
Mereka menilai situasi tersebut perlu mendapat perhatian serius, mengingat keselamatan AI menjadi isu penting yang berdampak luas bagi masyarakat.
Pekan lalu, OpenAI memecat tiga karyawan tersebut karena diduga membagikan informasi kepada organisasi keselamatan AI eksternal.
Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut para karyawan telah melanggar kebijakan mengenai akses dan penanganan informasi sensitif perusahaan.
OpenAI menyatakan tindakan tersebut juga merusak kepercayaan yang menjadi dasar dalam pekerjaan mereka.
Namun, keputusan pemecatan itu memicu pertanyaan mengenai batasan komunikasi antara peneliti keselamatan AI dan organisasi independen di luar perusahaan.
"Kami merasa prihatin bahwa komunikasi internal maupun eksternal terkait pemecatan kami telah membuat mantan rekan kerja kami takut untuk berbicara dan bertindak dengan cara-cara yang, hingga pekan lalu, merupakan bagian tak terpisahkan dari pekerjaan di OpenAI," demikian bunyi surat tersebut.
Ketiganya mengatakan bahwa sebelumnya mereka dapat menyampaikan kekhawatiran terkait keselamatan dan menyuarakan perbedaan pendapat secara terbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022