Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 19.09 WIB

AI Bikin 5.500 Kamera Seoul Makin Canggih, Cari Orang Hilang Cuma 8 Menit

Seorang staf memperagakan cara kerja sistem pencarian berbasis kecerdasan buatan di sebuah pusat kendali di Seoul pada 11 Agustus 2026. (Kyodo) - Image

Seorang staf memperagakan cara kerja sistem pencarian berbasis kecerdasan buatan di sebuah pusat kendali di Seoul pada 11 Agustus 2026. (Kyodo)

JawaPos.com - Korea Selatan semakin memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengolah rekaman kamera keamanan. Teknologi tersebut memungkinkan petugas dengan cepat mencari orang hilang sekaligus mendeteksi kejadian seperti perkelahian atau orang yang terjatuh di jalan.

Dilansir dari Kyodo, Kamis (1/10), teknologi itu membantu petugas memilah rekaman dalam jumlah besar yang sebelumnya harus diperiksa secara manual. Dukungan masyarakat terhadap kamera keamanan sebagai sarana keselamatan juga turut mendorong penggunaannya semakin luas.

Di pusat kendali di Distrik Yeongdeungpo, Seoul, petugas dan polisi memantau rekaman sepanjang waktu dari sekitar 5.500 kamera keamanan yang dipasang pemerintah daerah.

"Biarkan saya menunjukkan cara kerja sistem pencarian AI," kata seorang petugas yang bertanggung jawab atas sistem tersebut sambil menghadap monitor.

Berdasarkan informasi dari polisi, operator memasukkan sejumlah data, termasuk jenis kelamin orang yang hilang serta warna pakaian bagian atas dan bawah.

Setelah menentukan waktu dan lokasi orang tersebut menghilang, AI menganalisis rekaman kamera di area sekitar. Sistem kemudian menampilkan gambar orang yang sesuai dengan deskripsi yang dimasukkan.

Setelah orang tersebut ditemukan, operator dapat mencari rekaman dari kamera terdekat untuk melacak pergerakannya.

Sistem itu dapat secara bersamaan mencari rekaman berdurasi 30 menit dari hingga 100 kamera. Proses tersebut dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar tujuh hingga delapan menit.

"Sebelumnya, orang harus memeriksa rekaman dari satu kamera ke kamera lainnya," ujar petugas tersebut.

Teknologi itu telah membantu menemukan orang hilang. Pada 4 Juli, seorang lansia dengan demensia dilaporkan hilang di Yeongdeungpo.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore