
Jensen Huang, CEO Nvidia, menyebut era kecerdasan buatan umum telah tiba (Business Insider)
JawaPos.com - Pernyataan Jensen Huang bahwa kecerdasan umum buatan atau artificial general intelligence (AGI) telah hadir menandai babak baru dalam perlombaan teknologi global. CEO Nvidia itu menyampaikan klaim tersebut setelah OpenAI meluncurkan Astra, model AI terbaru yang disebut perusahaan sebagai model paling cerdas dan selaras yang pernah mereka kembangkan.
Huang menyampaikan dukungan itu melalui X pada Minggu. Dia menyoroti perkembangan OpenAI dari ChatGPT hingga o1 dan Astra dalam waktu empat tahun, sekaligus menegaskan bahwa model terbaru tersebut dilatih menggunakan infrastruktur Nvidia. Posisi Nvidia dalam perkembangan ini menunjukkan betapa cepat kebutuhan terhadap kemampuan komputasi meningkat seiring perusahaan AI berlomba mengembangkan model yang semakin canggih.
Dilansir dari Business Insider, Senin (7/9/2026), Huang menulis, "Dari ChatGPT ke o1 hingga Astra dalam empat tahun. AGI telah hadir. Selamat kepada tim @OpenAI." Dia juga mengungkapkan bahwa Astra dilatih menggunakan cip Nvidia.
Dalam unggahan yang sama, Huang menyebut, "400 ribu GPU akan segera beroperasi," mengacu pada graphics processing units (GPU) yang digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI.
Baca Juga:Wall Street Restui 'Gagasan Besar' Jensen Huang, USD 500 Miliar Siap Mengalir ke Infrastruktur AI
OpenAI meluncurkan Astra pada Kamis (3/9/2036) dan menggambarkannya sebagai model "paling cerdas dan selaras di dunia." Perusahaan menyatakan Astra mampu menangani pekerjaan profesional paling menuntut dengan kecepatan, akurasi, dan penilaian yang tinggi.
Presiden OpenAI Greg Brockman bahkan mengatakan kepada wartawan, "Selamat datang di era AGI."
Namun, istilah AGI masih belum memiliki ukuran yang disepakati secara luas. OpenAI mendefinisikannya sebagai "sistem yang sangat otonom yang mengungguli manusia dalam sebagian besar pekerjaan yang bernilai ekonomi".
Brockman mengatakan orang di masa depan mungkin melihat periode ini sebagai masa di mana AGI diciptakan. "Bagi saya pribadi, saya memang berpikir kita sudah sampai di sana," ujarnya.
Pandangan tersebut berdampingan dengan sikap lebih skeptis dari CEO OpenAI Sam Altman. Dalam podcast Sources, Altman mengatakan, "Paling tidak, AGI adalah istilah yang didefinisikan dengan sangat buruk. Saya tadinya ingin mengatakan bahwa ini seperti istilah pemasaran yang tidak relevan."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022