
Ilustrasi AI (Freepik)
JawaPos.com - Apple mengambil langkah hukum terhadap OpenAI dengan mengajukan gugatan pada Jumat (11/7) waktu setempat. Raksasa teknologi asal Cupertino itu menuding OpenAI telah memanfaatkan rahasia dagang miliknya untuk mempercepat pengembangan bisnis perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI).
Seperti dilansir dari The Guardian, dalam dokumen gugatan, Apple menyebut OpenAI merekrut sejumlah mantan pegawai perusahaan dan diduga mendorong mereka membawa berbagai informasi yang bersifat rahasia, mulai dari desain produk, teknologi internal, hingga dokumen penting lain yang belum pernah dipublikasikan.
“Baru-baru ini, bukti signifikan telah muncul yang menunjukkan bahwa individu yang dipekerjakan oleh OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan konfidensial Apple mengenai teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis,” kata juru bicara Apple dalam sebuah email.
Menanggapi tuduhan tersebut, OpenAI menyatakan masih mempelajari isi gugatan yang diajukan Apple. Perusahaan juga membantah memiliki kepentingan untuk memperoleh rahasia dagang milik kompetitornya.
Drew Pusateri, juru bicara OpenAI, mengatakan perusahaan sedang meninjau pengajuan pengadilan tersebut. “Kami tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan lain. Kami tetap fokus pada pengembangan teknologi inovatif yang memberdayakan orang di mana pun,” ungkapnya.
Perselisihan hukum ini menjadi kontras dengan hubungan kedua perusahaan beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Apple dan OpenAI sempat menjalin kemitraan strategis yang memungkinkan ChatGPT terintegrasi ke dalam sistem operasi iPhone, iPad, dan Mac. Namun, saat Apple memperkenalkan pembaruan Siri bulan lalu, kemampuan AI asisten virtual tersebut justru mengandalkan model Gemini milik Google, bukan ChatGPT.
Hubungan kedua perusahaan mulai memanas setelah OpenAI mengakuisisi perusahaan rintisan perangkat keras io Products senilai USD 6,4 miliar pada tahun lalu. Startup yang didirikan mantan desainer legendaris Apple, Jony Ive, itu disebut menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk memasuki bisnis perangkat keras. Nama io Products juga ikut tercantum dalam gugatan yang diajukan Apple.
“Bisnis perangkat keras OpenAI yang baru lahir kini bertumpu pada fondasi yang sangat goyah, busuk hingga ke intinya karena ketergantungan ilegalnya pada rahasia dagang yang disalahgunakan,” tulis Apple dalam pengaduannya.
Apple juga menuding sejumlah eks pegawainya yang kini bekerja di OpenAI membawa berbagai informasi rahasia perusahaan. Salah satu nama yang disorot adalah Tang Yew Tan, mantan wakil presiden Apple yang kini menjabat sebagai kepala divisi perangkat keras OpenAI.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022