Ilustrasi berbagai laptop yang tersedia di pasar. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Banyak orang tua masih membeli laptop untuk anak berdasarkan jenjang pendidikan, seperti SD, SMP, SMA, atau kuliah.
Padahal, menurut tech reviewer dari Jagat Review, Dedy Irvan, cara tersebut justru menjadi kesalahan terbesar yang sering berujung pada pemborosan atau bahkan membuat orang tua harus membeli laptop dua kali.
Menurut Dedy, kebutuhan laptop tidak ditentukan oleh usia maupun tingkat pendidikan, melainkan oleh aplikasi dan pekerjaan yang dijalankan di perangkat tersebut.
"Kesalahan paling besar itu adalah menentukan kebutuhan berdasarkan jenjang sekolah. Karena menentukan kebutuhan itu tergantung aplikasi apa yang dipakai dan se-intense apa penggunaannya," kata Dedy kepada JawaPos.com.
Pernyataan tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa siswa SD misalnya, selalu membutuhkan laptop murah, sementara mahasiswa pasti memerlukan laptop mahal. Padahal kondisinya bisa sangat bergantung pada kebutuhannya.
Dedy menjelaskan, dalam praktiknya kebutuhan komputasi tidak selalu sejalan dengan usia pengguna. Seorang mahasiswa jurusan manajemen misalnya, bisa saja hanya membutuhkan laptop untuk mengolah data, membuat tabel, presentasi, dan menjalankan aplikasi perkantoran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022