
Robot humanoid Iron yang dikembangkan Xpeng sebagai bagian dari percepatan inovasi robotika Tiongkok untuk menantang dominasi teknologi Amerika Serikat
JawaPos.com - Uni Eropa mengambil langkah strategis untuk mengurangi ketergantungannya terhadap teknologi Amerika Serikat di tengah hubungan yang semakin kompleks dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.
Seperti dilansir dari The New York Times, Komisi Eropa memperkenalkan paket kebijakan baru yang bertujuan memperkuat kemandirian teknologi kawasan, mulai dari komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), hingga industri semikonduktor.
Melalui paket yang disebut sebagai upaya memperkuat "kedaulatan teknologi", Uni Eropa berencana meningkatkan keterlibatan pemerintah dalam pengembangan sektor teknologi.
Langkah tersebut mencakup percepatan pembangunan pusat data, penguatan industri chip, serta dorongan agar instansi pemerintah dan pelaku usaha lebih mengutamakan penggunaan teknologi yang dikembangkan perusahaan Eropa.
Salah satu usulan yang paling menonjol adalah pembatasan akses perusahaan non-Eropa terhadap kontrak komputasi awan yang berkaitan dengan data sensitif dan kepentingan strategis pemerintah.
Kebijakan ini muncul karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ketergantungan pada perusahaan teknologi asing dapat menimbulkan risiko keamanan dan mengancam stabilitas layanan publik.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa Eropa tidak bisa terus bergantung pada pihak luar untuk teknologi yang menjadi tulang punggung berbagai layanan penting.
“Kita tidak bisa menggantungkan operasional rumah sakit, jaringan energi, maupun layanan publik yang vital kepada pihak lain,” ujarnya.
Kebijakan tersebut berpotensi memperumit hubungan dagang antara Uni Eropa dan Amerika Serikat. Selama beberapa tahun terakhir, kedua pihak telah berselisih dalam berbagai isu, mulai dari perdagangan, konflik Ukraina, hingga persoalan Greenland.
Sebelumnya, Perwakilan Dagang Amerika Serikat Jamieson Greer juga sempat mengancam akan mengambil langkah balasan terhadap kebijakan digital Uni Eropa yang dianggap merugikan perusahaan AS.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
