
Ilustrasi komputasi otonom berbasis agen AI (Pexels)
JawaPos.com - Gelombang baru dalam industri teknologi global mulai bergeser dari sekadar kecerdasan buatan yang bersifat responsif menuju sistem komputasi yang mampu bertindak secara mandiri. Nvidia, Microsoft, Google, dan sejumlah perusahaan teknologi besar kini berada dalam perlombaan untuk membangun komputer otonom berbasis agen AI yang dapat mengeksekusi tugas tanpa instruksi berulang dari pengguna.
Selama lebih dari satu dekade, upaya menghadirkan asisten digital seperti Siri dan Alexa belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Sebagian besar hanya digunakan untuk fungsi sederhana seperti mengatur alarm atau memutar musik. Namun, perkembangan model bahasa besar (large language models/LLM) sejak akhir 2022 mengubah arah pengembangan tersebut secara signifikan.
Melansir dari CNN, Kamis (4/6/2026), Bob O'Donnell, pendiri sekaligus kepala analis Technalysis Research, menilai arah teknologi ini bergerak menuju penyederhanaan interaksi manusia dengan komputer.
"Tujuannya pada akhirnya adalah mencari tahu bagaimana seseorang cukup mengatakan kepada komputer apa yang ingin dikerjakan, lalu komputer tersebut melakukannya sendiri," ujarnya.
Perubahan ini mendorong transformasi besar di sisi perangkat keras dan perangkat lunak. Nvidia dan Microsoft menjadi dua pemain yang paling agresif dalam mengembangkan ekosistem komputasi otonom.
Nvidia pada 1 Juni memperkenalkan cip laptop Windows bernama RTX Spark yang dirancang untuk menjalankan agen AI secara lokal tanpa bergantung pada komputasi awan. Cip tersebut menggabungkan kemampuan grafis, komputasi, dan jaringan dengan kapasitas memori lebih besar dibanding laptop konvensional. Dell, HP, dan Lenovo disebut akan merilis perangkat berbasis teknologi ini pada paruh akhir tahun ini.
Di sisi lain, Google juga mengembangkan pendekatan serupa melalui perangkat Chromebook generasi baru yang mampu memberikan rekomendasi tindakan berbasis konteks. Sistem ini, misalnya, dapat menyarankan pembuatan jadwal rapat ketika pengguna mengarahkan kursor ke tanggal tertentu dalam email, tanpa perlu perintah eksplisit.
Arah pengembangan ini tidak terlepas dari dampak kemunculan ChatGPT pada akhir 2022 yang mempercepat adopsi LLM secara global. Jika sebelumnya asisten digital hanya mampu menyelesaikan satu tugas dalam satu waktu, kini agen AI mulai dirancang untuk menangani rangkaian pekerjaan kompleks sekaligus memahami preferensi pengguna.
Salah satu contoh yang mencerminkan perubahan ini adalah OpenClaw, agen AI yang banyak digunakan pengembang perangkat lunak. Sistem tersebut mampu menjalankan program, melakukan riset, dan menyelesaikan tugas tanpa instruksi terus-menerus, bahkan memungkinkan pengguna memantau progres melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp atau Telegram.
Perubahan ini juga mulai terlihat dalam perilaku kerja di industri teknologi. Bloomberg dan The Wall Street Journal menyebutkan sebagian pekerja kini mulai menggunakan perintah suara kepada agen AI dibanding mengetik secara manual.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022