
Peserta menghadiri konferensi pengembang Google I/O di Mountain View (The Guardian)
JawaPos.com - Google kembali memperluas dominasi teknologinya dengan langkah ganda: merombak mesin pencarian menjadi sistem kecerdasan buatan otonom, sekaligus menghidupkan kembali perangkat kacamata pintar yang pernah gagal di pasar lebih dari satu dekade lalu. Perubahan ini menandai transisi dari internet berbasis pencarian pasif menuju ekosistem komputasi yang bertindak atas nama pengguna.
Dalam ajang Google I/O, perusahaan menegaskan bahwa mesin pencari tidak lagi sekadar alat menemukan informasi, tetapi antarmuka yang mampu memahami konteks, memproses instruksi kompleks, dan menjalankan tindakan digital. Transformasi ini menjadikan Search sebagai pusat baru dari arsitektur kecerdasan buatan Google.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (20/5/2026), Google menyebut perubahan ini sebagai yang terbesar dalam hampir tiga dekade sejarah mesin pencari mereka. Elizabeth Reid, pimpinan Google Search, mengatakan, "Mesin pencari Google kini menjadi pencarian berbasis kecerdasan buatan sepenuhnya," menandai pergeseran penuh dari sistem berbasis tautan menuju interaksi berbasis AI.
Google menjelaskan bahwa pembaruan ini ditopang oleh model terbaru Gemini 3.5, yang memungkinkan sistem memproses pertanyaan panjang dan kontekstual serta menghasilkan respons yang lebih adaptif. Mesin pencari kini tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga mengarahkan pengguna pada tindakan seperti membuat jadwal, dokumen, hingga rencana kerja lintas aplikasi.
Dalam dokumentasi resminya, Google menyatakan arah baru ini sebagai perluasan fungsi pencarian menjadi sistem agen digital. Perusahaan menulis, "Kami menghadirkan kemampuan model canggih kami ke mesin pencari dengan fitur AI baru yang memungkinkan pengguna menggunakan agen hanya dengan mengajukan sebuah pertanyaan."
Perubahan ini juga memperkenalkan konsep antarmuka generatif yang dapat membentuk tampilan hasil secara dinamis. Dalam laporan Google, sistem dapat menghasilkan format visual, simulasi, hingga alat interaktif yang disesuaikan dengan pertanyaan pengguna, menggeser struktur lama hasil pencarian berbasis daftar tautan.
Di sisi lain, Google juga memperluas ambisinya ke perangkat keras dengan kembali memasuki pasar kacamata pintar. Produk ini dikembangkan bersama Samsung, Warby Parker, dan Gentle Monster, serta terhubung langsung dengan sistem AI Gemini untuk interaksi berbasis suara dan kamera.
Langkah ini menjadi kebangkitan dari kegagalan Google Glass yang diluncurkan pada 2014 dan dihentikan setahun kemudian setelah menuai kritik sosial dan isu privasi. Kini, perangkat baru ini hadir dengan pendekatan berbeda: lebih ringan, lebih terintegrasi, dan berfokus pada fungsi asisten AI sehari-hari.
Dalam ekosistem baru ini, kacamata tidak lagi diposisikan sebagai perangkat eksperimental, tetapi sebagai titik masuk komputasi personal berbasis AI. Pengguna dapat berinteraksi langsung dengan sistem tanpa layar, menjadikan AI sebagai lapisan realitas tambahan dalam aktivitas harian.
Secara strategis, langkah Google ini menunjukkan pergeseran industri global menuju "agentic computing", yaitu sistem ketika kecerdasan buatan tidak hanya membantu, tetapi juga berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan digital. Dengan menggabungkan mesin pencari dan perangkat wearable berbasis AI, Google tengah membangun ulang cara manusia mengakses informasi sekaligus menjalankan aktivitas kerja digital.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
