Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menghadirkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA). (Dok. Komdigi)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menghadirkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) sebagai jawaban atas meningkatnya keresahan orang tua terkait kecanduan gim pada anak.
Inisiatif ini diperkenalkan dan dirancang sebagai ruang konsultasi yang aman serta bersifat privat bagi anak maupun keluarga yang tengah menghadapi persoalan adiksi digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menjelaskan bahwa DARA lahir dari kegelisahan masyarakat, khususnya para orang tua yang merasa kesulitan menyikapi perubahan perilaku anak akibat paparan gim daring yang berlebihan.
"Para orang tua tentu sangat terusik dengan kondisi ini. Di satu sisi, kita tahu gim bisa memicu kreativitas, sehingga kita tidak menutup industri gim. Namun di saat bersamaan, negara harus hadir membantu anak-anak kita yang terpapar adiksi," ujar Meutya Hafid dalam acara peluncuran layanan DARA, dikutip Senin (⅔).
DARA dikembangkan oleh talenta muda Indonesia sebagai platform yang berfungsi layaknya teman bercerita sekaligus wadah konsultasi pribadi.
Layanan ini dapat diakses dengan mudah oleh anak dan orang tua melalui situs resmi adiksi.igrs.id maupun kanal konsultasi WhatsApp Indonesia Game Rating System (IGRS).
Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa persoalan adiksi gim tidak bisa dianggap sekadar kenakalan anak, melainkan sinyal perlunya pendampingan yang tepat bagi anak dan keluarga.
"DARA ini penting karena menempatkan keluarga sebagai garda terdepan. Ketika orang tua mendapatkan panduan yang praktis dan tidak menghakimi, keluarga akan lebih mampu menjaga keseimbangan. Anak tetap dapat menikmati gim secara sehat tanpa mengorbankan haknya," kata Arifah.
Peluncuran DARA menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun ruang digital yang aman dan ramah anak, sekaligus menghadirkan pendekatan pemulihan yang suportif tanpa stigma.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
