Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (17/4). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat upaya menghadirkan akses internet di wilayah yang masih mengalami blankspot. Pemerintah menargetkan 2.500 desa yang belum tersentuh layanan jaringan bisa terhubung sepenuhnya pada 2026 sebagai bagian dari percepatan agenda Indonesia Digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerataan konektivitas menjadi dasar penting agar masyarakat desa bisa memperoleh akses pendidikan, layanan publik, dan kesempatan ekonomi yang setara.
“Kita sadari masih ada ketimpangan akses di berbagai daerah, untuk itu pembangunan di daerah-daerah tersebut akan menjadi prioritas di 2026,” ujar Menteri Meutya dalam acara Deklarasi Arah Indonesia Digital di Jakarta Selatan, Rabu (10/12).
Menurut Meutya, langkah ini merupakan lanjutan dari pembangunan infrastruktur berskala besar yang dilakukan Kementerian Komdigi pada 2023-2024, dengan tujuan menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif.
Ia juga menyoroti bahwa infrastruktur yang telah dibangun harus menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih optimal.
“Pemanfaatannya belum kita maksimalkan sesuai dengan kapasitas yang sebetulnya bisa kita dapatkan dari pembangunan infrastruktur. Teknologi berkembang, tapi dampak ekonominya, sebetulnya sudah terasa, tapi bisa kita tingkatkan dengan lebih tinggi lagi,” tandasnya.
Meutya turut menekankan pentingnya ruang digital yang memberikan kesempatan bagi masyarakat luas, pelaku usaha, hingga pemerintah untuk berkembang bersama.
“Transformasi digital harus melahirkan nilai tambah nyata bagi ekonomi dan membuka peluang bagi semua,” tuturnya.
Untuk itu, Kemkomdigi menetapkan arah pembangunan Indonesia Digital melalui tema Terhubung, Tumbuh, Terjaga, yang menggambarkan harapan terciptanya konektivitas merata, pertumbuhan ekonomi digital yang kuat, serta ruang digital yang aman.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
