
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di SMAN 92 Jakarta. (Humas Kementerian Komdigi)
JawaPos.com - Saat ini para orang tua di Indonesia memiliki acuan praktis untuk menjaga anak-anak tetap aman di dunia maya. Melalui situs Tunasdigital.id, pemerintah mengajak para bunda berbagi pengalaman dalam melindungi si kecil dari paparan konten berbahaya.
Platform ini resmi diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam acara bertema “Aman dan Sehat Digital Sejak Dini” yang digelar di Jakarta pada Sabtu (1/11).
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa peluncuran Tunasdigital.id merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.
Inisiatif tersebut menjadi tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal dengan PP Tunas.
Melalui Tunasdigital.id, pemerintah berupaya mencegah anak-anak terpapar konten negatif, eksploitasi, serta pelecehan daring, sekaligus mengantisipasi penggunaan gawai yang berlebihan dan berpotensi mengganggu kesehatan mental anak serta melindungi data pribadinya.
“Tunasdigital.id bisa menjadi kanal pengetahuan bagi bunda-bunda untuk kemudian mengerti bagaimana membawa anaknya di era digital,” ujar Meutya Hafid.
Menkomdigi menjelaskan bahwa platform ini tidak hanya memuat teori, tetapi juga menampilkan berbagai pengalaman dari para bunda, tips pengawasan anak di dunia maya, serta materi edukatif dari para pakar.
“Konten dari para pakar sangat penting, misalnya terkait mana sih aplikasi yang aman untuk anak, mana aplikasi yang untuk umur dewasa, mana games yang bisa dimainkan untuk anak-anak usia sekian dan mana games yang belum boleh,” tambah Meutya.
Secara keseluruhan, Tunasdigital.id menjadi panduan konkret dalam penerapan PP Tunas Nomor 17 Tahun 2025.
Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menuturkan bahwa melalui PP Tunas dan Tunasdigital.id, pihaknya ingin mendampingi keluarga Indonesia agar mampu menjaga anak-anak di dunia digital melalui hal-hal sederhana.
“Ini adalah sebuah gerakan literasi digital yang membekali orang tua agar anak-anak bisa memilah informasi, menjaga etika online, serta menjelajahi dunia maya dengan aman. Sehingga anak tumbuh cerdas secara digital dan membawa sikap bijaknya ke dunia nyata,” jelas Fifi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
