Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 13.39 WIB

Meutya Hafid Soroti Peran Pesantren, Koperasi jadi Motor Ekonomi Rakyat

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan kunjungan ke Koperasi Pesantren Al Ittifaq di Ciwidey pada Sabtu (25/4). - Image

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan kunjungan ke Koperasi Pesantren Al Ittifaq di Ciwidey pada Sabtu (25/4).

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan kunjungan ke Koperasi Pesantren Al Ittifaq di Ciwidey pada Sabtu (25/4). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem program strategis Presiden Prabowo Subianto, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya menekankan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan koperasi berbasis komunitas yang terintegrasi. Model ini dinilai dapat menjadi rujukan dalam penerapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah.

“Koperasi yang sudah kuat harus menjadi penggerak dalam ekosistem, membantu koperasi lain agar tumbuh bersama. Ini bukan kompetisi, melainkan kolaborasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Ia juga menilai Koperasi Pesantren Al Ittifaq telah menunjukkan contoh konkret dalam membangun sistem ekonomi terpadu dari hulu ke hilir, mulai dari proses produksi, pengolahan, hingga distribusi yang berjalan secara berkesinambungan.

“Yang kami lihat di sini bukan hanya soal teknologi atau jumlah produksi, tetapi ketekunan, keikhlasan, dan sistem yang terbangun dari produksi hingga distribusi. Ini adalah fondasi penting dalam membangun ekosistem Koperasi Merah Putih yang kuat,” ujar Meutya.

Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa penguatan koperasi perlu didukung oleh penerapan digitalisasi yang tepat sasaran, yakni teknologi yang mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keterkaitan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan ekosistem koperasi sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pangan nasional.

“Ketika program MBG terhubung dengan ekosistem koperasi seperti ini, maka dampaknya akan luas, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi petani, peternak, hingga distribusi pangan nasional,” ungkapnya.

Meutya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen pesantren, termasuk para petani, peternak, serta generasi muda yang berperan aktif dalam membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore