Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 02.30 WIB

Celah Keamanan SharePoint Jadi Alarm Global, Masyarakat Indonesia Diminta Waspada

Ilustrasi Cyber attack. (Watch Guard) - Image

Ilustrasi Cyber attack. (Watch Guard)

JawaPos.com-Microsoft baru-baru ini mengumumkan adanya celah keamanan serius pada layanan SharePoint Server yang telah dieksploitasi kelompok peretas. Hal tersebut berdampak pada lebih dari 9.000 organisasi di seluruh dunia. 

Insiden ini menjadi alarm keras bagi ekosistem digital, sekaligus peringatan bagi masyarakat dan perusahaan di Indonesia. Yakni untuk segera mengevaluasi strategi keamanan mereka.

Serangan siber modern jarang lagi dilakukan secara frontal. Para pelaku biasanya memanfaatkan celah pada aplikasi pihak ketiga, mencuri kredensial pengguna, lalu masuk secara perlahan ke sistem inti perusahaan. 

Pola infiltrasi semacam ini membuat pertahanan tradisional seperti firewall atau antivirus saja tidak lagi cukup. Keamanan kini harus dipandang sebagai sebuah lapisan berlapis. Perlindungan perangkat, segmentasi jaringan, enkripsi data, pembatasan akses, hingga pemantauan aktivitas real-time berjalan beriringan.

Dari semua lapisan itu, satu aspek yang semakin mendapat sorotan adalah pencadangan data. Di tengah maraknya serangan ransomware, backup bukan lagi sekadar cadangan darurat, melainkan pilar utama keberlangsungan bisnis. 

"Tidak ada sistem yang sepenuhnya kebal terhadap serangan siber, perbedaan utama antara perusahaan yang tangguh dan yang rentan di era digital terletak pada kemampuan mereka untuk pulih dengan cepat dan efektif setelah serangan siber terjadi,” ujar Tony Lin, Senior Product Manager Data Protection Group Synology melalui keterangannya.

Namun, tidak semua backup efektif. Praktik terbaru mendorong penggunaan immutable backup, yakni salinan data yang tidak bisa diubah atau dihapus dalam jangka waktu tertentu, sehingga mencegah modifikasi pihak tak berwenang. 

Idealnya, cadangan ini juga disimpan secara offline dan rutin diuji pemulihannya agar benar-benar siap ketika serangan terjadi.

Kasus kebocoran di SharePoint menjadi contoh nyata betapa rapuhnya infrastruktur digital modern, dan bagaimana satu celah saja bisa berimbas luas secara global.

Bagi perusahaan di Indonesia, peringatan ini datang pada saat yang krusial. Dengan lanskap bisnis yang semakin terdigitalisasi, langkah pencegahan melalui arsitektur keamanan berlapis dan pengelolaan data yang cermat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore