Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Agustus 2024 | 20.01 WIB

Berisiko Membakar Seisi Rumah, Jutaan Produk Elektronik Rumah Tangga Samsung Ini Kena Recall

Ilustrasi: Oven listrik Samsung kena recall karena berpotensi membakar seisi rumah. (Gizmochina)

JawaPos.com - Selain terkenal sebagai pembuat gagdet dan produk teknologi kenamaan, nama Samsung juga akrab dengan produk elektronik rumah tangga atau home appliances-nya. Beberapa diantaranya adalah kulkas, mesin cuci, TV, lemari pakaian pintar dan bahkan alat memasak berupa oven listrik.

Untuk yang terakhir, Samsung dikabarkan melalukan recall atau penarikan kembali produknya. Ternyata tidak hanya di industri otomotif, recall juga bisa dilakukan di produk elektronik lainnya. 
 
Samsung Electronics America menarik kembali 1,12 juta oven listrik yang terjual di Amerika Serikat antara tahun 2013 dan 2024 karena laporan adanya ratusan kebakaran. Insiden ini mengakibatkan cedera bagi pengguna atau kematian bagi hewan peliharaan.
 
 
Dijelaskan di laman resmi Samsung, masalahnya terletak pada kenop depan yang rusak, yang dapat dengan mudah diputar secara tidak sengaja oleh orang atau hewan peliharaan, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran serius.
 
Menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC), kenop yang rusak tersebut telah dikaitkan dengan sekitar 250 insiden kebakaran, dengan sedikitnya 18 insiden menyebabkan kerusakan properti yang signifikan. Kebakaran ini juga mengakibatkan cedera pada sekitar 40 orang, dengan 8 orang memerlukan perawatan medis.
 
Tragisnya, ada juga laporan tentang 7 kematian hewan peliharaan yang terkait dengan kebakaran ini. Menurut ABC News, badan tersebut telah mengidentifikasi kenop depan pada oven Samsung ini sebagai masalah utama, dengan mencatat bahwa kenop tersebut sangat sensitif dan dapat aktif secara tidak sengaja, bahkan hanya dengan sedikit kontak. 
 
 
Hal ini dapat terjadi ketika benda diletakkan di dekat kenop atau ketika hewan peliharaan atau anak kecil menyentuhnya. Jika oven menyala tanpa disadari, risiko kebakaran akan meningkat drastis.
 
Samsung sendiri telah mengakui masalah tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya. Perusahaan tersebut menawarkan kunci kenop dan penutup gratis untuk mencegah aktivasi yang tidak disengaja. 
 
Bagi pemilik oven yang mendukung WiFi, Samsung juga telah memperkenalkan fitur notifikasi melalui aplikasi SmartThings untuk memberi tahu pengguna saat oven dinyalakan.
 
 
Konsumen diimbau untuk memeriksa apakah oven Samsung mereka termasuk yang ditarik dan segera mengambil tindakan untuk mencegah kecelakaan.
Sambil menunggu kunci kenop atau penutup gratis, CPSC menyarankan untuk berhati-hati. 
 
Misalnya, menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari kenop oven, dan selalu periksa kembali apakah oven sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah atau tidur. Selain itu, sebagai tindakan pencegahan keselamatan umum, hindari meninggalkan benda yang mudah terbakar di atas kompor saat oven tidak digunakan.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore