
Ilustrasi tagar atau hashtag.
JawaPos.com – Meta merilis aplikasi yang serupa dengan Twitter bernama Threads pada awal Juli lalu. Namun, beberapa fitur dasar seperti pencarian, tagar atau hashtag, dan following feed masih belum selesai digarap.
Beberapa fitur dasar tersebut berguna bagi para pengguna karena selain memudahkan, pengguna juga dapat mengeksplor apa saja yang ada di aplikasi tersebut. Salah satu fitur yang penting di sosial media adalah tagar atau hashtag.
Penggunaan tagar memang sudah diinisiasi sejak lama, terhitung sejak Agustus 2007. Salah satu akun Twitter menyarankan untuk menggunakan hashtag di cuitannya pada 23 Agustus 2007.
“Apa yang kamu pikirkan dengan menggunakan tagar untuk pengelompokkan. Seperti #barcamp kemudian isi pesan?” tulis akun @chrismessina di Twitter.
Dalam cuitannya tersebut, Ia menggunakan ”#barcamp” sebagai contoh hashtag untuk mengkategorikan percakapan atau topik tertentu yang terkait dengan acara atau grup bernama “Barcamp”.
Ide tersebut kemudian diadopsi banyak orang dalam cuitan yang mereka buat. Kemudian fitur hashtag digunakan secara luas oleh pengguna sosial media, dan mulai menjadi fitur yang populer di berbagai platform online.
Bagi kebanyakan orang, penggunaan hashtag membawa dampak positif, seperti menunjang popularitas, menaikkan traffic, hingga menjadikan ciri khas tersendiri bagi sebuah akun.
Berikut beberapa dampak positif dari penggunaan hashtag di media sosial:
1. Meningkatkan Jangkauan atau Traffic
Hashtag membantu meningkatkan jangkauan konten. Ketika pengguna mencari atau memencet hashtag tertentu, konten yang dibuat dapat muncul di halaman hasil pencarian hashtag. Ini membuka kesempatan bagi konten yang dibuat untuk dilihat oleh orang-orang yang belum mengikuti akun pembuat konten, sehingga meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pengikut baru.
2. Meningkatkan Visibilitas Konten
Dengan menggunakan hashtag yang sedang tren, konten yang dibuat dapat ikut berpartisipasi dalam percakapan atau peristiwa yang sedang berlangsung. Konten yang dibuat dapat lebih mudah ditemukan oleh orang-orang yang tertarik pada topik yang sama. Hal ini meningkatkan visibilitas konten yang dibuat di antara ribuan bahkan jutaan postingan di media sosial, kemudian dapat meningkatkan keterlibatan dengan audiens, memicu percakapan, dan menarik lebih banyak perhatian.
3. Menjadi Ciri Khas Akun
Menggunakan hashtag secara konsisten dapat membentuk citra diri yang melekat pada akun bisnis atau pribadi, karena telah dikenal oleh audiens yang luas. Namun, hal ini hanya bisa terjadi jika pemilik akun menciptakan hashtag yang orisinil, unik, dan belum pernah digunakan sebelumnya. Oleh karena itu, buatlah hashtag yang berbeda dan segar, serta menyoroti sisi spesial dari akun atau produk dari akun tersebut.
4. Menghubungkan Komunitas dan Minat

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
