
JawaPos.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menggarisbawahi larangan live streaming di media sosial (medsos) dengan pembuatan konten oleh polisi. Lembaga pengawas eksternal kepolisian itu mendukung larangan siaran langsung yang diterapkan oleh Mabes Polri. Namun, mereka tidak mempersoalkan bila personel Polri membuat konten yang bermanfaat untuk masyarakat.
Menurut Komisioner Kompolnas Choirul Anam, siaran langsung di medsos dengan membuat konten adalah dua hal yang berbeda. Sehingga tidak bisa disamakan apalagi sampai dipukul rata. Dia mencontoh, live streaming tidak boleh dilakukan oleh polisi ketika melayani masyarakat atau sedang mengejar-ngejar pelaku tindak kejahatan.
”Saya kira itu nggak boleh, ya kan? Apalagi dalam konteks hak asasi manusia, ada praduga tidak bersalah, ada hak-hak yang harus dilindungi. Itu nggak boleh. Oleh karenanya, dalam konteks tindakan seperti itu, kami mendukung untuk langkah positif kepolisian yang melarang live streaming,” kata dia saat diwawancarai pada Selasa (5/5).
Lantas bagaimana dengan personel Polri yang memang giat membuat konten. Mengingat saat ini ada beberapa polisi dikenal luas oleh publik lewat konten-konten yang menarik dan bermanfaat. Menurut Anam, itu sah-sah saja. Dia menegaskan bahwa live streaming atau siaran langsung di medsos dengan membuat konten adalah dua hal yang berbeda.
”Live streaming sama membuat konten saya kira agak berbeda. Live streaming itu bisa mempengaruhi proses dia bekerja karena di saat itu juga (dia live). Tapi, kalau membuat konten, dia pilih waktu yang tepat, sehingga tidak mempengaruhi kinerjanya,” ujarnya.
Namun demikian, Anam mengingatkan, konten yang dibuat juga harus dipastikan benar-benar bermanfaat, bukan konten yang justru bisa merugikan masyarakat atau institusi kepolisian. Jika sudah merugikan, apalagi sampai melanggar hukum, maka jelas harus dilarang. Bahkan, Kompolnas mendukung untuk dilakukan proses hukum terhadap konten-konten jenis itu.
”Kalau ada konten-konten yang baik, yang mengabarkan bagaimana proses itu mandek misalnya, atau mengabarkan bagaimana jalannya proses itu harusnya bener dan sebagainya, saya kira itu harus didukung. Karena sekali lagi, dunia digital saat ini, dunia sosial media saat ini, dunia logika komunikasi masyarakat saat ini yang berbeda dengan zaman dulu,” terang Anam.
Sebelumnya diberitakan, larangan live streaming atau siaran langsung di medsos berlaku tanpa kecuali untuk seluruh jajaran kepolisian. Mabes Polri menegaskan hal itu melalui keterangan yang disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.
Menurut Isir, kebijakan itu diambil sebagai bagian dari upaya untuk menjaga profesionalitas serta citra institusi di ruang publik. Mabes Polri ingin seluruh insan Bhayangkara lebih bijak dalam memanfaatkan medsos. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.
”Penegasan ini untuk membangun kesadaran bersama agar anggota Polri bijak menggunakan media sosial, sekaligus menjaga dan meningkatkan citra, kredibilitas, serta reputasi institusi secara bertanggung jawab, profesional, proporsional, dan prosedural,” kata dia dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (5/5).

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
