
Ilustrasi internet cepat menjadi kebutuhan mendasar saat ini. (Fort Collins Connexion).
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng MyRepublic untuk menyalurkan bantuan konektivitas berupa akses internet gratis berkecepatan 500 Mbps. Hal ini berlaku selama satu tahun kepada enam sekolah di Provinsi Sumatera Utara yang terdampak banjir.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyampaikan harapannya agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendukung proses belajar-mengajar yang sempat terhambat akibat bencana alam.
"Semoga dukungan kemanusiaan dari sisi konektivitas ini dapat menunjang pengajaran digital sejalan dengan program Bapak Presiden," ujar Meutya saat menghadiri kegiatan Roketin Generasi Tunas Digital di SMA Dharmawangsa Medan, dikutip Senin (15/12).
Tidak hanya menghadirkan bantuan internet, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Duta Roketin Generasi Tunas Digital sebagai langkah menumbuhkan budaya digital yang sehat dan beretika di lingkungan sekolah.
Para duta yang berasal dari kalangan pelajar ini memiliki peran untuk menyosialisasikan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS), sekaligus mengedukasi sesama siswa mengenai pemanfaatan ruang digital yang aman.
"Anak-anak juga diminta untuk mensosialisasikan kepada teman-temannya tentang pentingnya penundaan usia untuk masuk media sosial sesuai dengan tumbuh kembang anak," lanjut Meutya.
Ia menegaskan bahwa perlindungan anak di dunia digital tidak bisa hanya mengandalkan regulasi semata, melainkan harus diwujudkan melalui praktik langsung di lingkungan terdekat, termasuk melalui peran orang tua dan pendidik sebagai teladan.
"Kalau anak-anaknya tidak boleh bersosial media, guru-gurunya juga jangan di depan anak-anaknya main sosmed. Jadi guru kita harapkan bisa memberikan contoh yang baik," kata Meutya.
Menurutnya, pengendalian penggunaan media sosial pada anak menjadi penting untuk mencegah adiksi yang dapat berdampak pada perkembangan serta kesehatan mental mereka.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan apresiasi atas dukungan internet gratis yang diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayahnya.
Surya berharap fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi kesenjangan digital antarsekolah sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam metode pembelajaran.
"Kami berkomitmen memastikan bahwa seluruh peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan digital," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
