Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 22.46 WIB

Nyatakan Perang dengan Pembersihan Besar-besaran, Spotify Hapus 75 Juta Lagu Spam Buatan AI

Platform streaming musik Spotify. (Dok. Freepik) - Image

Platform streaming musik Spotify. (Dok. Freepik)

JawaPos.com - ​Spotify baru saja menghapus lebih dari 75 juta lagu spam dari platformnya selama setahun terakhir. Ini adalah operasi pembersihan besar-besaran, yang menjadi tanda jelas bahwa raksasa streaming ini sedang meningkatkan upaya untuk melawan musik buatan AI yang mulai menyumbat daftar putar.

​Spotify membingkai langkah drastis ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk melindungi artis autentik dari gelombang spam dan peniruan identitas AI generatif yang kini membanjiri industri musik. 

Walaupun perusahaan telah memerangi unggahan palsu selama bertahun-tahun, lonjakan perangkat musik AI generatif baru-baru ini telah memperparah masalah, memungkinkan para penipu mengunggah lagu-lagu tiruan dalam skala besar dan bahkan meniru artis populer untuk menggelapkan pembayaran royalti.

Seperti dilansir dari Android Police, ​untuk mengatasi hal tersebut, Spotify akan meluncurkan filter spam baru pada musim gugur ini. Filter ini dirancang untuk secara otomatis menandai unggahan massal, lagu duplikat, judul lagu yang dipalsukan untuk optimasi mesin pencari (SEO), dan skema manipulasi royalti lainnya. 

Sistem ini akan dimulai secara konservatif untuk menghindari penghapusan artis indie yang sah, tetapi akan berkembang seiring para penipu menemukan trik-trik baru.

​Selain itu, Spotify juga mengumumkan aturan peniruan identitas yang lebih ketat. Mereka secara eksplisit melarang klon suara AI artis yang tidak sah dan berjanji akan memberikan penyelesaian yang lebih cepat untuk kasus-kasus di mana lagu-lagu dipetakan secara tidak benar ke profil artis lain. Tujuannya adalah agar artis tetap memegang kendali atas penggunaan suara mereka dalam musik yang dihasilkan AI.

​Terakhir, perusahaan ini bekerja sama dengan mitra industri untuk mengembangkan standar pengungkapan AI baru yang memungkinkan artis secara sukarela mencantumkan bagaimana mereka menggunakan AI dalam pembuatan lagu, tanpa adanya penalti dalam pencarian atau rekomendasi. 

Dengan total pembayaran royalti mencapai miliaran dolar per tahun, Spotify tidak bisa membiarkan spammer mengikis pengalaman pendengar atau menggerogoti dana royalti. Jelas, Spotify bertekad untuk mendahului gelombang AI sebelum membanjiri ekosistem mereka, dan dengan 75 juta lagu sudah hilang, dampaknya sudah sangat terasa.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore