Ilustrasi AI
JawaPos.com - Di tengah dunia dengan kemajuan teknologi dan informasi, kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan AI atau Artificial Intelligence. Secara singkat berarti kecerdasan buatan, AI merupakan teknologi yang bisa memecahkan masalah serupa dengan manusia.
Penggunaan AI ini pun luas, mulai dari bidang seni, algoritma informasi, dunia kesehatan dna masih banyak lagi. Ada banyak bidang yang terbantu dengan adanya AI, tentunya dengan proporsi yang seimbang antara AI dan manusia.
Adanya AI ini nampaknya membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia. Kecepatan dan ketepatan yang baik membuat pekerjaan lebih efisien diselesaikan.
Namun tahukah kamu jika penggunaan AI ini sendiri membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup? Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana kecerdasan buatan bisa berdampak pada dunia nyata.
Baca Juga: 7 Sisi Negatif dari AI atau Artificial Intelligence: Benarkah Menghapus Lapangan Pekerjaan?
Nyatanya ada beberapa dampak yang ditimbulkan dari AI bagi kelangsungan hidup tumbuhan, bumi, hewan dna bahkan manusia. DIlansir dari Astutis dan Environbuzz, simak beberapa jawaban mengenai mengapa AI membawa dampak negatif bagi lingkungan hidup:
1.Menghabiskan Energi Besar
Jawaban pertama mengapa AI memiliki dampak negatif pada lingkungan hidup adalah AI menghabiskan energi dalam jumlah besar. Di dunia ini, ada banyak perusahaan Ai yang memiliki kantor fisik yang mengkonsumsi energi yang sangat besar.
Mulai dari melatih model AI sampai penggunaannya pada tiap perintah, AI menghabiskan banyak energi. Berbagai riset menunjukkan bahwa satu kali pelatihan AI menghabiskan energi ratusan kali pesawat terbang. Satu pusat data AI juga disinyalir menghabiskan energi sebanyak energi satu negara Jepang.
2. Menggunakan Banyak Air
Jawaban kedua mengapa AI memiliki dampak negatif terhadap lingkungan hidup karena AI menggunakan banyak air dalam prosesnya. Dengan penggunaan energi tinggi panas yang dihasilkan pusat data atau server AI tinggi, dibutuhkan pendinginan yang menghabiskan air dalam jumlah banyak.
Belasan miliar liter air digunakan untuk pendinginan tersebut. Kenyataan ini semakin diperparah karena lokasi pusat data atau server tersebut berada di dekat area yang rawan kekeringan seperti timur tengah atau afrika utara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022