Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 05.25 WIB

Bisa Lihat Kota saat Era Perang Dunia II, Ini Cara Pakai Fitur Historical Imagery di Google Earth

Tampilan Google Earth saat menggunakan fitur Historical Imagery. (Arin Sutriorini/JawaPos.com) - Image

Tampilan Google Earth saat menggunakan fitur Historical Imagery. (Arin Sutriorini/JawaPos.com)

JawaPos.com – Google Earth kini memungkinkan pengguna melihat kondisi suatu tempat dari masa lalu, bahkan hingga tahun 1930-an.

Fitur ini bernama Historical Imagery dan menampilkan gambar udara serta satelit dari berbagai tahun, tergantung lokasi yang dicari.

Tidak seperti Google Street View yang hanya tersedia sejak 2007 dan menampilkan gambar panorama, Google Earth menghadirkan tampilan dari atas, dalam bentuk 2D maupun 3D.

Mengutip dari Zdnet, beberapa kota besar seperti London, Berlin, Warsaw, hingga Paris memiliki data citra udara sejak era Perang Dunia II.

Cara Menggunakan Fitur Historical Imagery di Google Earth

Sebelum memulai, pastikan sudah mengaktifkan tampilan satelit untuk mendapatkan data visual yang sesuai.

1. Di Web (Desktop)

  • Buka situs Google Earth melalui browser.
  • Klik ikon Layers di kiri bawah, buka menu Map Style, dan pilih tampilan Satellite.
  • Gunakan bilah pencarian untuk menemukan lokasi yang diinginkan.
  • Setelah lokasi terbuka, klik ikon bumi (Historical imagery) di toolbar atas atau pilih View > Historical Imagery.
  • Timeline slider akan muncul di kiri atas layar. Geser untuk melihat gambar dari berbagai tahun.

2. Di Aplikasi (Mobile)

  • Buka aplikasi Google Earth di ponsel.
  • Ketuk ikon menu (☰), pilih Map Style, lalu aktifkan tampilan Satellite.
  • Cari lokasi yang diinginkan menggunakan kolom pencarian.
  • Ketuk ikon Layers, pilih Historical Imagery, lalu tekan Apply.
  • Slider waktu akan muncul di bagian bawah layar untuk menggulir ke berbagai tahun.
  • Titik besar pada slider menandakan data tahunan, sedangkan titik kecil menunjukkan pembaruan bulanan. Titik abu-abu berarti data tidak tersedia pada tingkat zoom saat ini.

Mode 2D dan 3D Sesuai Tahun Gambar

Google Earth secara otomatis menonaktifkan tampilan 3D saat melihat gambar lama untuk meningkatkan performa.

Tombol 2D atau 3D muncul di bagian bawah layar untuk mengganti mode tampilan. Gambar sebelum tahun 1990-an umumnya hanya tersedia dalam 2D.

"Gambar semakin tajam dan dinamis saat melihat ke tahun 1990-an. Tahun 2000-an sudah menggunakan data satelit 3D," kata Elyse Betters Picaro, editor senior ZDNET.

Gambar di Google Earth Pro diambil dari berbagai penyedia citra satelit dan udara. Sumber data bisa dilihat lewat tautan Data Attribution di pojok layar.

Google Earth Pro versi desktop juga mendukung fitur ini, cukup klik ikon jam di toolbar untuk membuka slider waktu.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore