Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 21.02 WIB

FBI Peringatkan Penguna Android dan iOS: Jangan Balas SMS Salah Sambung Jika Tak Mau Rekeningmu Dibobol

Ilustrasi - Modus penipuan pesan dari nomor tak dikenal yang menyasar pengguna Android dan iOS. (Sergeitokmakov/Pixabay) - Image

Ilustrasi - Modus penipuan pesan dari nomor tak dikenal yang menyasar pengguna Android dan iOS. (Sergeitokmakov/Pixabay)

JawaPos.com - Federal Bureau of Investigation (FBI) memperingatkan pengguna Android dan iOS tentang modus penipuan baru, di mana scammer mengirim pesan singkat (SMS) untuk memancing korban agar mengobrol dan akhirnya melakukan pembobolan rekening keuangan.

FBI pun meminta masyarakat untuk mengabaikan dan memblokir nomor-nomor yang tidak dikenal, tidak peduli seberapa tidak berbahayanya pesan tersebut.

Meskipun demikian, dilansir dari Android Headlines, jika Anda pengguna Android atau iOS, FBI telah mengeluarkan peringatan tentang penipuan teks baru yang sedang marak dan dapat merugikan pengguna.

FBI Duga "Gang Tiongkok" Jadi Dalang

Menurut FBI, penipuan lewat SMS di iOS dan Android berasal dari geng-geng Tiongkok. Pesan tersebut terdengar ramah dan tidak berbahaya, tetapi tujuannya adalah agar Anda membalas dengan "Maaf, salah sambung".

Dari sana, pelaku akan mencoba melanjutkan percakapan, yang pada akhirnya akan membuat Anda cukup memercayai mereka untuk melakukan transfer uang dan sebagainya.

"Para penipu di balik pesan teks palsu dengan nomor tak dikenal mengarahkan Anda untuk melanjutkan percakapan. Mereka ingin memanfaatkan keramahan Anda," kata Departemen Kepolisian Gretna, dikutip JawaPos.com dari Android Headlines pada Rabu, 7 Mei 2025.

"Setelah mereka terhubung, mereka akan berusaha untuk menjadi teman atau bahkan menjalin hubungan romantis jarak jauh. Itu semua tipu muslihat, yang dirancang untuk membuat Anda mengendurkan rasa tidak percaya sehingga Anda akan lebih rentan tertipu oleh penipuan mereka, seperti investasi mata uang kripto atau banyak penipuan lainnya yang menargetkan korban," lanjut dia.

Ini bukan pertama kalinya FBI memperingatkan pengguna iOS dan Android tentang penipuan lewat SMS.

Sempat muncul kasus modus penipuan yang mencoba meyakinkan pengguna bahwa mereka memiliki tagihan tol yang belum dibayar.

Hal ini mengarahkan pengguna ke situs web palsu tempat mereka memasukkan informasi keuangan.

Dari sana, para penipu akan menggunakan informasi tersebut untuk masuk ke rekening bank korban dan menguras habis uangnya.

Beberapa penipuan menyertakan tautan, yang jika diklik akan memasang malware di ponsel pengguna yang akan mencatat informasi login.  (Ikbal Tawakal)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore