Eks CEO Twitter Jack Dorsey. (CHRIS PAVLICH/NEWSPIX/REX/SHUTTERSTOCK)
JawaPos.com - Pendiri sekaligus mantan CEO Twitter, Jack Dorsey menyatakan berhenti bermain media sosial Instagram. Ia memutuskan untuk menghapus akunnya dan mengumumkan hal tersebut melalui media sosial Nostr.
Dikutip dari pernyataan Tech Crunch, Dorsey mengatakan bahwa ia berniat menghapus akun Instagram miliknya @Jack karena tidak pernah digunakan.
"Saya menghapus akun Instagram saya. Tidak tahu kenapa saya butuh waktu lama dalam memutuskan hal ini," kata Jack Dorsey.
Baca Juga: Utang Rumah Tangga Pada Juli 2023 Meningkat, Paling Banyak untuk Kredit Kendaraan Bermotor
Jack Dorsey sempat memikirkan untuk menjual akunnya, sebelum akhirnya memilih untuk menghapusnya secara permanen.
Dalam postingan yang sama, Jack Dorsey bercerita bagaimana dulu ia menjadi bagian dari Instagram dan memilih menjual platform tersebut ke Facebook atau kini disebut Meta. Semenjak instagram diambil alih Mark Zuckerberg, Dorsey tidak pernah lagi login ke akunnya.
Jack Dorsey memang memiliki hubungan dekat dengan mantan CEO Instagram, Kevin Systorm. Mereka bahkan ia berteman sejak bekerja bersama di perusahaan bernama Odeo. Twitter tercatat pernah mencoba membeli Instagram, namun ia dan Kevin menolak tawaran dari Twitter kala itu.
Baca Juga: Cegah Kejahatan Finansial dan Skema Rekayasa Sosial, Bank Digital Ini Luncurkan Aplikasi Anyar
Sejak Dorsey mendengar kabar Instagram dijual ke Facebook, yang merupakan pesaing utama dari Twitter saat itu, akun Jack Dorsey @Jack langsung tidak aktif. Unggahan terakhirnya tercatat pada 9 April 2012.
Semenjak keluar dari Twitter dan menghapus akun Instagram, Jack Dorsey tengah sibuk dalam mengembangkan aplikasi media sosial baru bernama Bluesky. Dulu, aplikasi ini digadang-gadang menjadi pesaing Twitter. Namun fitur yang ada di Bluesky masih terbilang terbatas karena berada di aplikasi microblogging.
Proyek Bluesky yang dibangun pada 2019 dulunya merupakan pengembangan dari Twitter. Pada tahun 2022, proyek ini sudah tidak lagi dibawah naungan Twitter dan kini bertransformasi menjadi perusahaan sendiri bernama Bluesky PBLLC.
Dikutip dari India.com, Bluesky merupakan AT Protocol media sosial dan memerlukan host atau server yang membuat jejaring di Bluesky dapat bersosialisasi dengan orang luar. Dorsey optimistis BlueSky dapat mengurangi sentralisasi dari seorang individu dan bisa menyebar luas lebih dari Twitter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
