
Elon Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI sebagai upaya mengembalikan misi nonprofit dan menantang arah komersialisasi AI global. Foto: (WSJ)
JawaPos.com — Elon Musk mempertegas eskalasi sengketa hukumnya dengan OpenAI melalui amandemen gugatan yang tidak hanya bernilai raksasa, tetapi juga secara langsung menyasar struktur tata kelola organisasi. Amandemen tersebut menggeser konflik dari sekadar sengketa hukum menjadi upaya terbuka untuk memengaruhi arah kelembagaan dan model bisnis pengembangan kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.
Dalam dokumen terbaru, Musk secara eksplisit meminta agar setiap ganti rugi yang mungkin dimenangkan tidak diberikan kepadanya, melainkan dialihkan kepada badan amal OpenAI. Secara paralel, Musk juga mendesak agar Sam Altman dicopot dari dewan organisasi nirlaba OpenAI, mempertegas dimensi struktural dalam gugatan tersebut.
Dilansir dari The Wall Street Journal, Rabu (8/4/2026), amandemen ini menjadi perkembangan terbaru dalam konflik berkepanjangan antara kedua tokoh teknologi tersebut. Gugatan dijadwalkan mulai disidangkan akhir bulan ini di Oakland, California, dengan nilai tuntutan melebihi 150 miliar dolar AS atau sekitar Rp 2.557 triliun (kurs Rp 17.050 per dolar AS).
Secara substansi, Musk menuduh OpenAI bersama mitra strategisnya, Microsoft, telah menyimpang dari mandat awal sebagai organisasi nirlaba. Dia menilai upaya transformasi menuju entitas berorientasi profit merupakan bentuk penyimpangan misi sekaligus merugikan dirinya sebagai donor awal.
Pengacara Musk, Marc Toberoff, menegaskan gugatan tersebut tidak dilandasi kepentingan pribadi. “Dia tidak mencari satu dolar pun untuk dirinya sendiri,” ujarnya. Menurutnya, Musk meminta pengadilan “mengembalikan semua yang diambil dari badan amal publik—dan memastikan pihak yang bertanggung jawab tidak lagi berada dalam posisi untuk melakukan hal ini lagi.”
Toberoff juga menekankan bahwa inti gugatan sejak awal adalah menjaga integritas tujuan publik OpenAI. “Itulah esensi keluhannya sejak awal perkara ini, hingga tim komunikasi OpenAI mulai memelintirnya. Pengajuan ini meluruskan catatan,” katanya, merujuk pada dinamika narasi yang berkembang di ruang publik.
Sebagai latar belakang, Musk dan Altman merupakan bagian dari pendiri OpenAI pada 2015 dengan struktur awal sebagai organisasi nirlaba. Namun, setelah Musk keluar pada 2019 dan Altman mengambil peran eksekutif, OpenAI membentuk entitas berorientasi profit untuk menghimpun pendanaan dari investor, termasuk Microsoft.
Selanjutnya, entitas tersebut dikonversi menjadi perusahaan manfaat publik, yang memungkinkan organisasi induk nirlaba mempertahankan kepemilikan saham serta meningkatkan porsinya seiring kenaikan valuasi perusahaan. Saat ini, OpenAI disebut memiliki valuasi sekitar 852 miliar dolar AS dan tengah mengarah pada rencana penawaran saham perdana.
Menjelang persidangan, tensi antara kedua pihak semakin panas. OpenAI, dalam surat kepada jaksa agung Delaware dan California, menuduh Musk “menyebarkan tuduhan palsu dan sepenuhnya tidak berdasar dalam upaya terakhir untuk mendiskreditkan OpenAI dan kepemimpinannya,” sekaligus meminta penyelidikan atas dugaan perilaku tidak pantas dan anti-persaingan.
Sebaliknya, Toberoff menanggapi tuduhan tersebut sebagai “pengalihan yang putus asa,” seraya menegaskan bahwa “hakim dan juri akan memutuskan perkara ini secara tepat.” Dia menilai proses hukum ini akan menjadi arena penentuan yang sah atas klaim kedua belah pihak.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
