Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Agustus 2023 | 21.06 WIB

Utang Rumah Tangga Pada Juli 2023 Meningkat, Paling Banyak untuk Kredit Kendaraan Bermotor

Petugas membersihkan mobil bekas yang di jual di Bursa Mobil Bekas Blok M Mall, Jakarta, Rabu (26/7/2023).

 

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mencatat permintaan pembiayaan rumah tangga meningkat pada Juli 2023. Utamanya permintaan yang bersumber dari koperasi dan leasing.

Hal ini disampaikan Direktur Ekskutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono sesuai dengan Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan Juli 2023 yang dirilis hari ini, Jumat (18/8).

“Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi meningkat pada Juli 2023. Sementara itu, pemenuhan pembiayaan yang berasal dari bank umum sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Erwin Haryono dalam keterangan resmi.

Erwin menjelaskan, pada Juli 2023, permintaan pembiayaan oleh rumah tangga melalui utang atau kredit terpantau meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini terindikasi dari responden rumah tangga yang melakukan penambahan pembiayaan melalui kredit sebesar 11,4 persen dari total responden atau meningkat 9,7 persen dari bulan sebelumnya.

Sumber utama pemenuhan pembiayaan rumah tangga pada Juli 2023 berasal dari pinjaman bank umum dengan pangsa sebesar 37,1 persen, sedikit lebih rendah dibanding 41,4 persen pada bulan Juni lalu.

"Alternatif sumber pembiayaan lain yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan rumah tangga yaitu koperasi dan leasing dengan pangsa pasar masing-masing sebesar 21,7 persen dan 17,3 persen," jelasnya.

Lebih lanjut, dilihat dari jenis penggunaan, mayoritas pembiayaan yang diajukan oleh responden rumah tangga pada Juli 2023 adalah Kredit Multi Guna (KMG) dengan pangsa sebesar 43,6 persen dari total pengajuan pembiayaan baru.

Sementara itu, dari jenis pembiayaan yang diajukan paling banyak ditujukan untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar 21 persen, kredit peralatan rumah tangga sebesar 16 persen, dan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,6 persen, dan kartu kredit 3,8 persen.

"Berdasarkan hasil survei periode Juli 2023, permintaan kredit rumah tangga yang tejaga terutama didukung oleh peningkatan pengajuan kredit peralatan rumah tangga, KPR, dan KKB," lanjutnya.

Di sisi lain, mayoritas pembiayaan rumah tangga pada Juli 2023 diajukan oleh responden yang tingkat pengeluarannya sekitar Rp 3-5 juta per bulan atau sebesar 42,5 persen dari total pengajuan.

Demikian juga pengajuan dari rumah tangga dengan tingkat pengeluaran Rp 1-3 juta per bulan yang terpantau meningkat dengan pangsa sebesar 38,9 persen.

"Pengajuan dari rumah tangga dengan tingkat pengeluaran di atas Rp 5 juta per bulan terpantau menurun dibandingkan dengan Juni 2023 dengan pangsa sebesar 18,6 persen," tandasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore