
TARIK-ULUR: Di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar inilah, rencananya dibangun smelter oleh PT Freeport Indonesia. Namun, belakangan kelanjutan pembangunan industri pengolahan tembaga itu terhenti. Bahkan, muncul wacana akan
JawaPos.com - Rencana pembangunan industri smelter oleh PT Freeport Indonesia di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, hingga kini terbilang masih gelap. Apakah tetap berlanjut ataukah berpindah ke tempat lain. Namun, banyak pihak yang mengharapkan proyek pengolahan hasil tambang itu tetap berada di Gresik.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyatakan, pihaknya datang ke Gresik untuk bertemu dengan Bupati Fandi Akhmad Yani dan membawa misi. Di antaranya, tentang kelanjutan pembangunan smelter. ’’Rencana smelter dioperasikan di Gresik sudah cukup lama. Namun, sampai saat ini belum terealisasi. Kendalanya, persoalan ekonomi,’’ ungkapnya kemarin (27/5).
Karena keterlambatan proyek tersebut, belakangan memang muncul pernyataan dari tokoh nasional yang berusaha menggeser atau memindah lokasi smelter itu ke Halmahera, Maluku Utara. ’’Karena itu, salah satu pembicaraan dengan bupati tadi adalah bagaimana mempertahankan proyek tersebut,’’ ujar Ridwan.
Dia meyakini, kehadiran smelter di Gresik akan berdampak positif terhadap ekonomi. Di antaranya, menyerap ribuan tenaga kerja. Selain itu, tentu diikuti pembangunan infrastruktur, kawasan industri, hingga fasilitas umum lainnya. ’’Multiplier effect itu akan berdampak langsung pada masyarakat Gresik dan sekitarnya,’’ katanya.
Sampai saat ini, lanjut Ridwan, pihaknya bersama Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, dan teknologi terus memperjuangkan kelanjutan smelter tersebut. Dia juga tidak menampik adanya tekanan dari sejumlah pihak untuk memindahkan smelter dari Gresik ke tempat lain.
’’Saya sudah bertemu langsung dengan presiden dan jajaran direksi PT Freeport Indonesia agar tetap mempertahankan di Gresik. Sebab, proyek tersebut sudah lama dirintis. Sejak saya menjadi wakil ketua DPRD Jatim periode 2004–2009,’’ ungkapnya.
Sebelum diputuskan, tentu masih ada kesempatan memperjuangkannya. Di Gresik, lahannya sudah siap. Semua draf kerja juga berjalan. Sementara itu, di Halmahera, belum ada apa-apa. ’’Saya sebagai anggota komisi terus berupaya mempertahankan,’’ kata politikus dari Golkar Dapil V Jawa Timur tersebut.
Bupati Fandi Akhmad Yani juga menegaskan, soal kelanjutan pembangunan smelter itu, pihaknya telah meminta dukungan dari banyak pihak. Mulai Menko Perekonomian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, DPR, hingga para pemangku kebijakan lain.’’Kita ingin supaya smelter tetap dibangun di Gresik. Harapannya membawa manfaat bagi masyarakat,’’ ujarnya.
Sebetulnya, setelah tertunda dampak pandemi Covid-19, pembangunan smelter itu sempat berjalan lagi pada awal Desember 2020. Bahkan, ketika itu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas juga datang ke kawasan JIIPE. Saat itu, proyek dimulai dengan pile loading test tiang pancang. Pemasangan tiang pancang itu dijadwalkan mulai 24 Desember nanti dan diproyeksikan selesai 16 Februari 2022. Namun, belakangan ternyata proyek tersebut kembali terhenti.
Humas JIIPE Mifti Haris ketika dikonfirmasi juga membenarkan bahwa belum ada kabar tentang kepastian kelanjutan pembangunan smelter di Gresik. Yang jelas, dia tidak menampik bahwa sebetulnya semua sudah siap. Mulai lahan hingga sarana-prasarana lainnya. Termasuk akses tol KLBM. ’’Kami sudah menyiapkan lahan 2 kilometer untuk tol yang masuk langsung dari JIIPE ini,’’ ujarnya.
Baca Juga: Hibah 120 Bus ke Surabaya Siap Dioperasikan Desember
Dia pun optimistis JIIPE menjadi sebuah kawasan strategis ke depan. Apalagi setelah statusnya ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Saat ini, penetapan KEK itu tinggal menunggu keputusan dari presiden. Tentu saja, hal itu juga membawa dampak ekonomi yang signifikan terhadap Gresik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022