
Ilustrasi rumah sakit. (Dok JawaPos)
JawaPos.com–Beberapa rumah sakit di Kota Pudak sedang bimbang di tengah habisnya masa izin operasional. Sebab jika mengurus perpanjangan izin, mereka dihadapkan dengan rencana penerapan satu kelas rumah sakit.
Seorang pejabat rumah sakit swasta yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ada beberapa rumah sakit saat ini izin operasional sudah habis. Sebetulnya mereka ingin langsung mengurus perpanjangan izin. Karena izin tersebut menjadi legalitas operasional layanan kesehatan mereka.
”Tapi kalau mengurus izin sekarang, nanti begitu kelas rawat inap standar (KRIS) izin harus mengurus lagi,” ucap dia.
Sementara itu, rumah sakit milik Pemkab Gresik, RSUD Ibnu Sina diketahui masih memiliki usia izin operasional yang panjang hingga 2029. Sebab izin tersebut baru diperbaharui tahun lalu.
”Kita masih panjang empat tahun lagi. Tapi untuk Kris menunggu kebijakan pusat,” ujar Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dr Sony.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik sudah mengetahui kebimbangan yang dialami rumah sakit di Kota Pudak. Karena itu, Dinkes juga memberikan kepastian terkait izin tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Gresik drg Setyo Susilo mengatakan, kepastian itu sudah tertuang dalam Permenkes 11 Tahun 2025. Surat izin operasional rumah sakit sudah tidak perlu perpanjangan. Namun rumah sakit perlu melakukan perbaikan data di sistem OSS.
”Ini juga kami sosialisasikan kepada rumah sakit bersama DPMPTSP,” terang Setyo Susilo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022