Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Mei 2021 | 23.43 WIB

Hibah 120 Bus ke Surabaya Siap Dioperasikan Desember

Pelaksanaan PPDB pada masa pandemi. Dok. JawaPos - Image

Pelaksanaan PPDB pada masa pandemi. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya siap mengoperasikan 120 bus baru pada Desember. Bus tersebut merupakan hibah dari pemerintah pusat dengan konsep buy the service (BTS).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menjelaskan, tidak hanya mendapatkan hibah, Pemkot Surabaya juga menerima enam rute usul dari kementerian perhubungan (kemenhub). Dari enam rute untuk 120 bus itu, setiap rute masing-masing 20 bus.

”Insya Allah akhir tahun ini bisa beroperasi,” tutur Irvan pada Rabu (26/5).

Menurut dia, tambahan rute itu diharapkan mampu melayani seluruh warga Kota Surabaya. Sebab, rute itu menjangkau semua wilayah. Otomatis, antara kesediaan bus setiap halte akan lebih pendek.

”Kalau sekarang 30 menit, mungkin nanti bisa 10 sampai 15 menit,” terang Irvan.

Bus tersebut rencananya disinergikan dengan Surabaya Bus dan angkot atau angkutan kota. Sebelumnya, angkot direncanakan sebagai feeder atau pengumpan bagi warga Surabaya untuk lebih aktif menggunakan transportasi publik.

”Untuk sistem pembayaran, akan ada  subsidi dari pemerintah pusat dan sebagian dari penumpang yang menggunakan sistim nontunai,” jelas Irvan.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, Surabaya akan mendapat hibah 126 bus dari pemerintah pusat. Pemkot Surabaya akan melakukan peremajaan angkot atau mikrolet. Peremajaan tersebut dilakukan melalui beberapa aspek.

Driver angkot akan digaji bulanan. Jadi mereka bukan lagi punya uang berdasar berapa jumlah penumpang yang didapat, tapi sudah masuk gaji bulanan dari Pemkot Surabaya,” tutur Eri.

Saat ini, Eri mencatat ada 4 ribu driver angkot di Surabaya. Dari jumlah itu, Eri memastikan mereka akan mendapatkan gaji. Pemberian gaji  seiring dengan peremajaan sistem transportasi angkot. Misalnya, dengan membuat sistem dan jadwal keberangkatan.

”Jadi bukan lagi menunggu penumpang, tapi sudah ada jadwal keberangkatan. Jadi terus jalan. Datang, lewat, dan jalan, sampai ke terminal bus atau LRT (light rail train),” terang Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore