
Ilustrasi memerangi virus Korona (Adnan Reza Maulana/Jawa Pos)
JawaPos.com – Waspada gelombang kedua paparan Covid-19. Setelah sejumlah rumah sakit (RS) perlahan-lahan longgar atau banyak pasien yang sembuh, kini perlahan ada tren kenaikan lagi. Sejumlah rumah sakit dikabarkan kewalahan menangani pasien kasus Covid-19.
Di RSUD Ibnu Sina, misalnya. RS pelat merah itu sejak awal pandemi menyiapkan empat ruangan untuk isolasi pasien Covid-19. Yakni, Ruang Heliconia, Gardena, Anggrek, dan Ixia. Nah, empat ruangan itu sempat perlahan-lahan kosong. Pasien yang masuk ke RSUD terus menurun. Bahkan, RS itu sempat hanya merawat 15 pasien.
Karena ada penurunan, RS tipe B tersebut memilih untuk merenovasi ruangan dengan tujuan meningkatkan standar isolasi. Saat itu hanya menyisakan satu ruangan untuk merawat pasien Covid-19. Kini, belakangan pasien Covid-19 terus bertambah sehingga ruang isolasi lain dibuka lagi.
Dirut RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati SpTHT-KL membenarkan bahwa saat ini pihaknya tengah membuka kembali ruangan yang sebelumnya direnovasi. ’’Bukan menambah ruang isolasi. Melainkan membuka lagi ruangan yang sempat kosong karena kasusnya turun,” ujarnya kemarin.
Saat ini, di RSUD Ibnu Sina terdapat 23 pasien di Ruang Gardena. Jumlah itu membuat tempat tidur (TT) di Ruang Gardena habis. Bahkan, ada empat pasien Covid-19 sementara tertahan di IGD. Dampak kenaikan pasien Covid-19 itu, RSUD akhirnya mengaktifkan lagi Ruang Anggrek sebagai ruang isolasi. ’’Ruangan lain yang sebelumnya disediakan untuk isolasi juga siap sewaktu-waktu dibutuhkan,” ucap dr Endang.
Tidak hanya di RSUD Ibnu Sina, rumah sakit lain juga demikian. Di Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), misalnya. Ketua Satgas Covid-19 RSPG dr Eko Priyanto membenarkan bahwa pasien yang masuk ke rumah sakitnya juga naik. Namun, ketersediaan ruangan di RSPG masih mencukupi. ’’Hampir penuh ruangannya. Ini peningkatan kasusnya memang terbilang luar biasa untuk pasien Covid-19,” katanya.
Bagaimana dengan pondok rehabilitasi atau RS darurat di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos)? Menurut dr Wiwik Kunia Illahi SpP, koordinator pelayanan medis Pondok Rehabilitasi Gejos, rata-rata per hari yang masuk sembilan orang. ’’Saat ini memang di sini (pondok rehabilitasi) juga naik. Sebelumnya, pasien hanya 25 sampai 30 orang. Nah, sekarang bisa 45 sampai 50 orang,” ucapnya.
Data yang dihimpun Jawa Pos, di 16 RS rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Gresik, tercatat ada 186 pasien yang sedang menjalani perawatan. Sementara itu, update data paparan Covid-19 sampai Rabu (25/11), total jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 3.777 kasus. Angka itu bertambah 7 kasus dibandingkan sehari sebelumnya (24/11).

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
