
Eri Cahyadi saat meresmikan Posko Gading Bersatu di Tambaksari. (Tim Eri Cahyadi for JawaPos.com)
JawaPos.com – Bakal calon wali kota Surabaya dari PDI Perjuangan (PDIP) Eri Cahyadi terus melakukan kunjungan ke warga. Pada Sabtu (12/9) sore, Eri kembali ke Kecamatan Tambaksari. Namun, kali ini dia datang ke Dukuh Setro IX A, Gading, untuk meresmikan posko Gading Bersatu yang menjadi basis pendukung mantan kepala Bappeko itu.
Di Gading, Tambaksari, Eri kembali ditemani oleh Fuad Benardi, Ketua Karang Taruna Surabaya yang juga putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tampak juga anggota DPRD Jatim Agatha Retno Sari dan Anggota DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.
Fuad mengaku kenal Eri sejak lama. Sejak ibunya, Tri Rismaharini masih jadi Kepala Bagian Bidang Pembangunan Pemkot Surabaya. Fuad yang sering menyaksikan ibunya di lapangan, melihat Eri sebagai sosok pekerja keras dan sering membantu Risma dalam berbagai kebijakan dan inovasi.
"Mas Eri selalu memberi solusi-solusi yang baik. Selalu membantu Ibu sejak di Dinas Cipta Karya sampai Bappeko. Mas Eri punya solusi-solusi yang bagus. Ini karena niat Mas Eri dan Ibu sama: bagaimana menjadikan masyarakat Surabaya bisa berkembang, hidup, dan mandiri secara ekonomi maupun sosial budaya," ungkap Fuad dalam keterangan resminya.
Fuad mengatakan, solusi Eri sejatinya banyak ditemukan di Kota Surabaya. Beberapa pembangunan yang macet bisa kembali berjalan karena peran Eri Cahyadi. “Tapi, masyarakat banyak yang belum tahu. Saya tahu karena saya banyak mendapat cerita dari Bu Risma,” katanya.
Salah satunya pembangunan underpass satelit. Proyek jalan yang mengurai kemacetan Mayjen Sungkono menuju HR Muhammad itu hingga beberapa tahun mandek. Eri lantas turun langsung untuk menyelesaikan benang kusut penyelesaian pembangunan. “Tahun lalu akhirnya diresmikan oleh Bu Risma dan menjadi pengurai salah satu titik kemacetan di Surabaya Barat,” katanya.
Katanya, Eri juga memberi banyak masukan untuk mengurai masalah perkampungan hingga pembangunan. Di tempat yang sama, Katua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tambaksari Suwanto menegaskan bahwa Tambaksari selama selalu jadi penyangga suara pemilu, baik pilkada maupun pilpres. Lantaran Eri sudah direkomendasi Risma dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Suwanto sangat optimis Eri akan meraih kemenangan.
"Mas Eri adalah salah satu orang yang mendampingi Bu Risma selama puluhan tahun dalam membangun Surabaya. Karena itu kami sangat yakin terhadap dukungan masyarakat Tambaksari pada Mas Eri akan sangat besar," ujarnya.
Sementara itu Eri, dalam sambutannya menyatakan bahwa posko pemenangannya di Dukuh Setro harus bisa jadi simbol gotong royong. Harus mampu membantu warga di seluruh Kelurahan Gading. "Ketika posko ini berdiri, jangan pernah ada niatan hanya untuk jadi pemenang (Pilwali, red.) Jangan pernah ada niatan hanya untuk jadi penguasa dan kekuasaan. Tapi kita harus berniat memaslahatlan umat, harus untuk kesejahteraan," ujar Eri yang disambut pekik semangat dari semua yang hadir.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SbVTmOyu1-w

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
