
Uji cepat korona di PN Surabaya. PN Surabaya/Antara
JawaPos.com–Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, menghentikan sementara pelayanan selama dua pekan sampai 24 Agustus. Itu dilakukan setelah ada pegawai yang dinyatakan positif Covid-19.
Humas PN Surabaya Martin Ginting seperti dilansir dari Antara mengatakan, terdapat enam orang pegawai dan satu orang hakim yang positif terpapar virus korona. ”Penutupan itu dilakukan sebagai upaya untuk memutuskan rantai persebaran Covid-19. Prinsipnya dihentikan pelayanan sementara dengan pengecualian selama dua pekan,” kata Martin.
Menurut dia, PN Surabaya telah tiga kali melakukan uji cepat dengan tujuan untuk mencegah meluasnya virus Covid-19 di wilayah PN Surabaya. Saat kondisi tatanan normal baru, banyak muncul kelompok baru (klaster) persebaran Covid-19 di kantor-kantor. ”Untuk mengantisipasi agar tidak muncul virus di kantor PN Surabaya pada masa tatanan normal baru, termasuk setelah Hari Raya Idul Adha, pada 3 Agustus dilakukan tes cepat seluruh ASN dan tenaga honorer di PN Surabaya,” terang Martin.
Hasilnya, terdapat sembilan orang yang dinyatakan reaktif. Kemudian sembilan orang tersebut dilaksanakan uji usap dan hasilnya lima orang dinyatakan positif. ”Selain itu, ada satu orang ASN yang melakukan uji usap mandiri juga terpapar positif korona serta satu hakim juga terpapar korona,” kata Martin.
Saat ini, kata dia, lima orang yang terpapar itu telah dirawat di Asrama Haji Sukolilo Surabaya yang ditangani Gugus Tugas Covid-19. Kemudian, satu orang menjalani isolasi mandiri dan seorang hakim menjalani perawatan di rumah sakit di Jawa Barat.
Dia menambahkan, sesuai dengan petunjuk dari ketua PN Surabaya, dilakukan penundaan pelayanan, kecuali penanganan upaya hukum, persidangan perkara pidana yang akan habis masa tahanan, dan penerimaan surat yang dilayani di front office.
”Penundaan pelayanan ini adalah kali kedua dilakukan untuk memutus mata rantai persebaran virus dan menghindari adanya klaster virus di ruang kerja PN Surabaya,” ujar Martin.
Sebelumnya, pada 15 Juni hingga 26 Juni, Pengadilan Negeri Surabaya juga pernah menutup pelayanan selama dua pekan pasca seorang hakim dan juru sita meninggal dunia secara mendadak.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zKtmnIQuWsE
https://www.youtube.com/watch?v=Wo5BiizygtM
https://www.youtube.com/watch?v=Nkz8JXQOiIM

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
