Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2026 | 23.35 WIB

Belajar dari Ledakan San Antonio Pakuwon City, Berikut Tanda Kebocoran LPG yang Perlu Kamu Tahu

Ledakan di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Mal, Surabaya. (Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

Ledakan di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Mal, Surabaya. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila mencium bau khas gas LPG di sekitar ruangan. 

Himbauan itu disampaikan pascaledakan di rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Selasa (6/10/2026). 

Kejadian itu mengakibatkan 5 orang dilarikan rumah sakit. 42 ruko, 16 unit rumah hunian, 8 kendaraan mengalami kerusakan.

“Kebocoran gas seringkali tidak mengeluarkan suara, melainkan hanya menyebarkan bau yang khas,” ujar Kepala DPKP Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani, Kamis (8/10/2026). 

Rini menyampaikan, ketika merasakan bau gas menyengat, segera mematikan kompor dan mencopot regulatornya. “Jika memungkinkan, segera bawa tabung gas ke luar ruangan terbuka agar gas tidak mengendap di dalam rumah," paparnya.

Menurutnya, sifat gas LPG lebih berat daripada udara, sehingga ketika terjadi kebocoran, gas cenderung turun dan menumpuk di area rendah atau dekat lantai. “Jika ruangan tertutup dan minim ventilasi, akumulasi gas tersebut sangat berbahaya karena dapat memicu ledakan saat tersulut api,” terangnya.

Pihaknya membagikan beberapa panduan penting, saat menghadapi kebocoran gas LPG. Pertama, hindari pemicu api dan listrik. “Begitu mencium bau gas, jangan sesekali menyalakan kompor, mengoperasikan saklar listrik atau merokok di sekitar lokasi,” ucapnya.

Langkah kedua, lanjut dia, mencabut regulator dari tabung gas, lalu segera bawa tabung ke area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. “Apabila terjadi kobaran api kecil di area tabung, masyarakat dapat menutupnya menggunakan kain basah sebelum membawanya keluar,” tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore