Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20.38 WIB

3 Korban Ledakan di San Antonio Surabaya Luka Bakar 25 Persen

Lokasi ledakan di Rumah makan Nasi Tempo Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Surabaya. Insiden itu diduga dari kebocoran pipa gas elpiji. (Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

Lokasi ledakan di Rumah makan Nasi Tempo Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Surabaya. Insiden itu diduga dari kebocoran pipa gas elpiji. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tiga karyawan rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi Komplek San Antonio, Pakuwon City yang menjadi korban ledakan alami luka bakar 20-25 persen. Kini, ketiga dirawat intensif di RSU dr Soetomo. 

Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa menjelaskan, ketiganya dirujuk ke rumah sakit terbesar di Indonesia timur itu secara berurutan. Mereka terdiri dari 1 perempuan dan 2 laki-laki. 

“Pasien perempuan diterima di IGD RSUD Dr. Soetomo sekitar pukul 10.00 WIB, sedangkan 2 pasien laki-laki diterima sekitar pukul 11.45 WIB,” terang Cita, dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10). 

Saat tiba di RSU dr Soetomo, ketiganya tampak mengalami luka bakar yang tersebar di area wajah, kepala, leher/dada dan anggota gerak lainnya. 

Kemudian, tim medis mencurigai adanya inhalasi atau blast Injury yang merupakan gangguan saluran pernapasan, akibat menghirup asap panas/gas beracun atau cedera karena efek ledakan.

“Ketiga pasien telah menjalani tindakan operasi pada Selasa (6/10). Setelah menjalani tindakan operasi, ketiga pasien saat ini mendapatkan perawatan dan pemantauan di Ruang Observasi Intensif (ROI) pascaoperasi RSU dr Soetomo,” urai Cita.

Perawatan di ROI dilakukan guna memastikan kondisi ketiga pasien dapat dipantau secara intensif setelah tindakan operasi, termasuk perkembangan kondisi luka bakar, fungsi pernapasan, serta kondisi umum pasien. 

“Secara keseluruhan, ketiga pasien sedang dalam penanganan intensif oleh tim medis. RSU dr Soetomo memastikan ketiga pasien mendapatkan penanganan sesuai kondisi medis dan kebutuhan masing-masing,” tegasnya.

Pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi pasien serta menentukan langkah penanganan selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi klinis.

RSU dr  Soetomo menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi pasien akan terus diperbarui sesuai perkembangan medis, dan dengan tetap memperhatikan ketentuan mengenai kerahasiaan informasi pasien.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore