Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2026 | 03.07 WIB

Polrestabes Surabaya Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim Labfor Soal Insiden Ledakan di San Antonio

Bangunan rusak akibat ledakan rumah makan tempong Sri Dewi di San Antonio Surabaya bertambah menjadi total 58.  Rinciannya, 42 ruko dan 16 rumah warga. (Ardini Pramitha/JawaPos.com). - Image

Bangunan rusak akibat ledakan rumah makan tempong Sri Dewi di San Antonio Surabaya bertambah menjadi total 58.  Rinciannya, 42 ruko dan 16 rumah warga. (Ardini Pramitha/JawaPos.com).

JawaPos.com - Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan terkait insiden ledakan yang rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi di San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Selasa (6/10/2026).

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung mengatakan, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

"Saat ini untuk proses masih dalam tahap penyelidikan. Untuk Labfor masih menunggu hasilnya," kata David, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) nantinya akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden.

“Perkembangan terbaru terkait hasil penyelidikan setelah pemeriksaan dan analisis Labfor selesai dilakukan, nantinya akan kami sampaikan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, insiden ledakan itu terjadi pada Selasa (6/10), sekitar jam 07.00 WIB. Saat itu koki dari sedang memasak, lalu sempat mencium bau gas.

“Dalam sekejap terjadi ledakan dan saat ini dilakukan Olah TKP. Tim Jibom juga sudah di lokasi,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Pahlawan itu menambahkan, dugaan kebocoran gas juga dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi yang ada.

Jajaran kepolisian melakukan olah TKP di lokasi beserta pemasangan garis polisi, guna mengamankan area sekitar.

Sebanyak 58 bangunan dilaporkan rusak.Rinciannya ruko 42 unit terdiri dari 10 ruko rusak ringan, 28 ruko rusak sedang, dan 4 ruko mengalami rusak berat.

Kemudian 16 unit rumah hunian 16 unit meliputi rusak ringan 13 unit, rusak sedang 2 unit, serta rusak berat 1 unit.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore