Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 23.38 WIB

Mahasiswa Buka Akses Kampus UINSA, Tuntut Rektor Definitif Segera

DEMA UINSA saat konferensi pers di gedung Rektorat (Foto: Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

DEMA UINSA saat konferensi pers di gedung Rektorat (Foto: Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) membuka kembali akses kampus untuk mengembalikan aktivitas akademik. Namun, mahasiswa memastikan blokade gedung rektorat tetap berlanjut sampai ada kepastian mengenai rektor definitif.

Pembukaan akses kampus ini setelah Kementerian Agama mencopot Akh Muzakki dari jabatan rektor dan digantinya oleh pelaksana tugas (Plt). Wakil Ketua DEMA UINSA Fadlurrakhman Fazle mengatakan pembukaan segel akses kampus dilakukan agar kegiatan perkuliahan dan pelayanan mahasiswa dapat kembali berjalan.

"Kami memutuskan untuk membuka segel pada akses kampus sebagai bentuk komitmen mahasiswa untuk mengembalikan kegiatan akademik, perkuliahan, pelayanan mahasiswa, serta aktivitas civitas akademika agar dapat berjalan kembali secara normal,” kata Ale sapaan akrab Fadlurrakhman Fazle saat konferensi pers Minggu (27/9).

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa terhadap keberlangsungan pendidikan di UINSA. Dia menegaskan, polemik kepemimpinan tidak seharusnya berdampak pada hak mahasiswa untuk memperoleh pelayanan pendidikan.

"Kami tidak ingin polemik kepemimpinan berlarut-larut mengorbankan hak mahasiswa untuk memperoleh pelayanan pendidikan dan menjalankan aktivitas akademiknya,” ujarnya.

Meski akses kampus telah dibuka, mahasiswa belum menghentikan seluruh bentuk pengawalan. Gedung rektorat UINSA masih akan diblokade hingga terdapat kepastian mengenai rektor definitif. "Gedung ini akan tetap kami blokade sampai terdapat kepastian rektor definitif,” tegasnya.

Ale mengatakan blokade gedung rektorat merupakan bentuk pengawalan mahasiswa terhadap persoalan kepemimpinan UINSA. Menurut dia, pergantian pejabat rektor menjadi pelaksana tugas belum menyelesaikan persoalan kepemimpinan di kampus tersebut.

"DEMA UINSA beserta seluruh organisasi dan elemen mahasiswa tetap akan mempertahankan pengawalan dan blokade terhadap gedung rektorat sebagai simbol bahwa persoalan kepemimpinan UINSA belum selesai hanya dengan pergantian pejabat dari rektor menjadi pelaksana tugas,” katanya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore